2 KUNCI / TIPS Untuk Anda Sebelum BEKERJA !!

Di kesempatan kali ini, saya ingin mengajak anda semua setelah bangun tidur, dengarkan semangat saya di pagi hari ini. Selamat bangun kembali, setelah anda tertidur lelap sepanjang malam! Dan bagi anda yang pagi hari ini masih merasa loyo, yang baru saja buka HP, saya sapa HP anda melalui suara saya ini. Dan setelah anda menyimak artikel ini, saya jamin anda akan menjadi lebih semangat 100 kali lipat, anda akan menjadi lebih kuat 100 kali lipat, anda akan menjadi lebih berbeda dibandingkan hari-hari anda sebelumnya. Dan di artikel saya kali ini, saya akan memberikan sebuah semangat yang belum pernah anda baca di blog manapun.

Karena kekuatan artikel motivasi saya kali ini akan membuat anda bekerja dengan efektif, efisien dan maksimal. Dan saya percaya, hari ini semangat anda dibandingkan sebelumnya sangat berbeda dengan ketika anda pergi bekerja di hari-hari sebelumnya. Di artikel kali ini, saya akan memberikan sebuah kisah inspiratif dan semangat inspiratif supaya anda hari ini bekerja di kantor penuh dengan semangat. Karena bekerja itu adalah ibadah. Ibadah itu juga bekerja. Jadi apabila anda hari ini bekerja dengan tidak maksimal, berarti ibadah anda juga tidak maksimal. Dan oleh sebab itu, di kesempatan kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman saya pribadi kepada anda. Yaitu bagaimana anda bisa bekerja dengan maksimal di kantor atau di tempat kerja manapun. Saya ingin sharing bahwa sebelum anda memulai pekerjaan anda, sebelum anda berangkat bekerja,

Nomor satu : Jangan lupa untuk selalu berdoa dan bersyukur. Itu yang harus anda lakukan sekarang juga. Jadi ketika anda sudah berdoa dan bersyukur. Hal itu selalu bisa membuat efektifitas dan produktivitas anda meningkat. Ketika anda sudah produktif, ketika anda sudah sangat luar biasa, jangan lupa yang nomor dua. Anda harus memberikan afirmasi di depan cermin. Yaitu ulangi kata-kata saya. Yang pertama, saya cinta diri saya. Yang kedua adalah saya sangat bahagia. Yang ketiga adalah saya pasti bisa! Dan anda ulangi kalimat itu minimal 20 kali. Saya jamin pekerjaan anda di kantor sangat berbeda dengan pekerjaan anda sebelumnya.

Jika kemarin-kemarin anda sudah mengalami rutinitas yang melelahkan, rutinitas yang membosankan, rutinitas yang begini-begini saja, tidak ada suatu perubahan. Ketika hari ini anda ngantor dengan minggu lalu, yang anda ngantor dari tahun ke tahun, anda sudah menjadi jenuh dan tidak ada lagi terobosan di dalam hidup anda, maka artikel ini sangat cocok untuk anda sebelum anda berangkat pergi bekerja hari ini. Ingat pesan saya. Jika hari ini anda ingin melakukan terobosan besar di dalam hidup anda, maka anda harus melakukan terobosan juga di dalam kebiasaan anda setiap hari, di dalam hidup anda.

Bagaimana jadinya jika anda hari ini berangkat kerja, tetapi badan anda masih loyo, capek, lemas, tidak percaya diri? Dan anda memulai hari dengan kata-kata negatif seperti itu. Saya jamin hari itu akan menjadi hari ter’bete’ sedunia. Hari yang paling tidak berguna di seluruh dunia. Hari yang tidak tepat di seluruh dunia. Karena pada hari itu, anda sudah memulainya dengan kata-kata negatif. Ketika anda memulai dengan kata negatif, bagaimana anda mau meraih kesuksesan di usia muda? Tidak mungkin..! Tetapi akan berbeda jika anda memulainya dengan semangat seperti kata-kata saya di pagi hari ini. Saya cinta diri saya, saya sangat bahagia, saya pasti bisa!

Maka saya jamin, pekerjaan anda di kantor hari ini, pekerjaan anda di tempat apapun, anda bisa memulainya dengan semangat yang luar biasa. Dan niscaya, apa yang anda alami hari ini akan menjadi sangat berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Itu poin yang kedua.

 

Poin yang kedua. Ketika anda berangkat ke kantor, jangan lupa perbanyak rasa syukur. Kalau misalkan ketika anda hari ini ke kantor terjebak macet, biasanya anda sudah jengkel. Main pencet bel. Mengapa anda tidak berangkat ke kantor lebih pagi? Jika anda berangkat lebih pagi, anda bisa menghindari kemacetan. Kalau misalkan anda hari ini pergi ke kantor. Anda sudah tahu rutinitas yang sama. Biasanya anda ke kantor itu perlu waktu selama 1 jam. Anda belum kerja anda sudah bete, sudah capek. Maka, carilah sesuatu yang membuat anda tidak bete. Membuat hari ini menjadi hari yang tak terlupakan dalam hidup anda. Yaitu ketika suara saya ini menemani anda ke kantor, maka niscaya ketika anda berangkat ke kantor, anda akan penuh dengan semangat. Penuh dengan energi. Penuh dengan kekuatan yang hebat luar biasa.

Hal itulah yang menjadikan hari anda berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Ketika hari-hari sebelumnya anda mengalami rutinitas yang biasa, maka jadikanlah hari ini sebagai hari yang berbeda dengan biasanya. Jika saat ini usia anda 25 tahun, anda berusia 35 tahun, anda sudah puluhan tahun hidup di dunia ini dengan rutinitas begitu-begitu saja, tidak ada terobosan baru di dalam hidup anda, semoga video kali ini membuat anda mengalami suatu terobosan yang berbeda dengan hidup anda yang sebelumnya. Saya sangat berapi-api di artikel kali ini karena saya percaya jika hari ini anda bisa memulai pekerjaan dengan sangat maksimal dan luar biasa, maka saya jamin hari ini adalah hari yang paling efektif, paling luar biasa, dan paling berbeda di dalam hidup kalian.

Maka, hari ini adalah hari yang paling hebat luar biasa di dalam hidup kalian. Dan saya jamin, energi anda akan naik 100 kali lipat, kekuatan anda akan naik 100 kali lipat, pekerjaan yang biasanya harus selesai dalam waktu satu minggu, hari ini bisa kelar. Kemudian piutang yang tak terbayar, hari ini terbayar. Segala sesuatu, hutang yang mungkin tidak terpikirkan, hari ini bisa lunas. Anda bayangkan. Jika kata-kata seperti ini anda ulang setiap hari. Motivasi yang seperti ini anda ulang setiap hari.

Maka saya pastikan, pekerjaan anda hari ini akan sangat berbeda. Demikian video saya kali ini. Sebelum anda berangkat ke kantor, sebelum anda bekerja hari ini, dengarkan video ini berulang-ulang. Niscaya, hidup anda akan mengalami perubahan. Saya jamin, dalam 90 hari ke depan. Jika dalam 90 hari anda ulang setiap hari artikel ini, niscaya pasti ada sesuatu yang berbeda di dalam hidup kalian.

Saya percaya, artikel kali ini akan sangat berbeda. Dan artikel kali ini akan menjadi inspiratif sekali. Dan saya doakan hidup anda menjadi sangat luar biasa, hidup anda lebih baik. Semoga hidup anda berbeda dengan sebelumnya.

Itulah pembahasan mengenai 2 KUNCI / TIPS Untuk Anda Sebelum BEKERJA !!. Semoga bermanfaat ya

3 KONDISI Ekstrem yang Bisa Mengubah Hidup Anda

Apakah kamu saat ini ingin bunuh diri? Kondisi anda memprihatinkan? Anda sudah hampir menyerah? Dan anda merasa diri anda tidak berdaya? Merasa lelah, merasa gak berguna? Baca artikel ini sampai selesai. Karena artikel ini akan menjelaskan : “3 Kondisi Ekstrem yang Bisa Mengubah Hidup Anda”. Apakah kamu merasa dirimu yang paling malang? Apakah saat ini anda merasa diri anda yang paling lelah? Dan apakah anda merasa saat ini diri anda yang paling tidak berguna? Apakah saat ini anda merasa diri anda yang paling tidak berdaya? Apakah anda saat ini merasa di dalam hidup tidak punya harapan lagi? Semoga artikel ini bisa memberikan jawaban atas masalah yang sedang anda hadapi saat ini.

Sahabat, sebetulnya saya mempelajari bahwa banyak orang-orang sukses, mereka itu pernah mengalami sebuah kondisi ekstrim dalam hidup mereka. Dan kondisi ekstrim itu pilihannya cuma dua. Anda bangkit, atau anda hancur. Selesai. Jadi sebetulnya, bagi anda yang saat ini kondisinya lagi hancur, lagi bangkrut, lagi putus cinta, lagi galau karena habis diputusin pasangannya, semoga artiel ini bisa memberikan anda sebuah kekuatan.

Kondisi ekstrem yang pertama adalah kondisi terdesak. Bahasa Indonesianya adalah ‘kepepet’. Anda tahu tidak? Banyak orang besar yang dulunya hidup terdesak. Keluarganya miskin, orang tuanya bangkrut, orang tuanya cerai, keluarganya hancur berantakan. Tetapi, banyak orang-orang besar yang lahir dari keluarga seperti itu. Mereka lahir dari kondisi ekstrem.

Saat ini bagi anda yang kondisinya sedang ekstrem, seperti yang saya ceritakan, coba bandingkan diri anda dengan kondisi orang-orang yang sangat terkenal di muka bumi ini. Ada banyak tokoh. Saya tidak perlu membahasnya. Ada banyak sekali. Jika anda baca biografi mereka, banyak kondisi ekstrem dalam hidup mereka yang ‘habis-habisan’. Mungkin, jauh lebih parah dari kondisi anda sekarang. Tetapi, mereka tetap bisa bangkit. Saya juga pernah mengalami kondisi ekstrem dalam hidup saya. Saya juga pernah hampir bunuh diri. Jadi, kondisi terdesak itu membuat seseorang bisa berpikir di luar nalar. Di luar logika.

Manusia tidak akan bertumbuh dan maju di dalam kondisi nyaman. Saya ulangi sekali lagi, manusia tidak akan bertumbuh dan maju di dalam kondisi nyaman. Tidak akan. Manusia bisa maju dan berkembang dalam kondisi tidak nyaman, alias keluar dari zona nyaman. Jika setiap hari makan cukup, tidur cukup, kemudian orang tua menghidupi anda, punya rumah, punya mobil, punya segalanya, trust me. Memang hidup anda nyaman. Tetapi, anda tidak dapat belajar apa-apa. Anda tidak belajar apa-apa. Kondisi anda semuanya baik-baik saja. Kondisi ekstrem tidak terjadi di dalam hidup anda.

Kalau misalkan kondisi anda saat ini baik-baik saja, maka syukurilah. Saya tidak mengatakan kondisi anda harus menjadi ekstrem untuk anda belajar sesuatu. Tetapi saya beriitahu. Jika anda saat ini sedang dalam kondisi ekstrem, maka bersyukurlah. Karena bisa jadi ini merupakan titik balik. Your turning point in your  life. Ini adalah titik balik di dalam hidup anda. Jadi apabila anda dalam kondisi terdesak, entah itu masalah keuangan, entah itu masalah keluarga yang morat-marit, keluarga yang hancur, atau mungkin saat ini anda harus kehilangan seorang anak yang anda cintai. Atau bisnis anda sedang dikejar bank. Atau saat ini kondisi anda seperti apapun itu.

Jika anda sedang terdesak, maka inilah kesempatan anda yang terbaik untuk anda belajar. Merenung. Merenungi apa kesalahan anda selama ini. Disinilah kesempatan yang sangat luar biasa. Saya yakin, banyak orang-orang besar yang lahir dalam kondisi seperti ini.

 

Yang kedua. Kondisi ekstrem yang kedua, yaitu kehilangan orang yang anda cintai. Mungkin saat ini anda menyayangi ayah anda atau menyayangi ibu anda. Atau anda saat ini menyayangi anak anda. Mencintai pasangan anda. Tetapi karena kondisi ekstrem, memaksa anda untuk kehilangan mereka. Entah itu karena kematian, entah itu berpisah karena sebab apapun yang saya tidak tahu. Tetapi intinya, anda harus kehilangan orang yang anda cintai. anda harus berpisah dengan mereka. Anda mungkin merasakan kesedihan yang sangat mendalam. Anda mungkin merasa sangat terpukul. Hancur secara mental, secara fisik. Anda mungkin tidak mau makan di saat itu. Anda mungkin tidak bernafsu makan. Dan anda mungkin sudah tidak punya nafsu untuk hidup.

Kondisi seperti ini, kehilangan seperti ini seringkali membuat orang akhirnya menjadi depresi. Membuat orang akhirnya mengalami fase hidup yang belum pernah anda alami sebelumnya. Kondisi yang belum pernah anda alami. Saya masih ingat ketika saya SD. Saya mempunyai seorang teman. Dia adalah anak seorang pengusaha kaya raya. Setiap hari ada sopir yang mengantar dia ke sekolah. Mobilnya berjejer. Tetapi dalam waktu singkat, ayahnya meninggal dan semua bisnis ayahnya hancur. Dan akhirnya, dia ke sekolah mau naik becak pun uangnya tidak ada. Kondisi ekstrem itulah yang memaksa dia keluar dari kenyamanannya. Kondisi ekstrem itulah yang membuat dia terdesak dalam kondisinya.

Apakah dia sempat bingung dan galau? Yes. Apakah sifatnya berubah? Yes. Apakah dia lebih pendiam dari biasanya? Yes. Apakah dia kelihatannya menjadi aneh? Yes. Itulah kondisi ekstrem. Bagi anda yang saat ini mengalami perubahan-perubahan yang tidak bisa anda atasi, artikel ini memang ditujukan untuk anda.

Tetapi, tahukah anda? Justru ketika anda kehilangan orang-orang yang anda cintai, maka anda mengalami satu fase baru dalam hidup anda. Fase inilah yang dinamakan pendewasaan mental. Pendewasaan mental ini seringkali terjadi ketika anda mengalami kondisi ekstrem. Saya tidak mengatakan selalu. Tetapi seringkali hal ini dilakukan ketika anda mengalami kondisi ekstrem. Karena banyak orang besar yang lahir dari titik terpuruk dalam hidupnya. Dan dari situ dia bisa bangkit. Saya sendiri, ketika saya mengalami kondisi ini adalah ketika saya berusia 19 tahun. Yaitu, ayah saya harus kehilangan usahanya. Ibu saya ditipu oleh partner usahanya. Bangkrut. Kemudian, di usia 22 tahun saya harus kehilangan ibu yang saya cintai. Kondisi ekstrem.

Sudah kehilangan usaha, kehilangan orang yang saya cintai pula. Rumah pun, kami sempat tidak punya. Tetapi, kondisi ekstrem itulah yang menjadikan saya hari ini. Saya bicara ini karena saya juga mengalami. Saya bukan hanya mengutip cerita orang lain. Tetapi saya sendiri mengalaminya. Ketika saya mengalaminya, saya bisa menceritakan ini dengan bahasa yang sangat lugas, to the point, dan seperti seolah-olah saya bukan mengutip kisah orang lain. Saya betul-betul mengalaminya, dari kisah saya sendiri. Bicara soal ini, saya sangat merasakan apa itu kondisi yang sangat ekstrem di dalam hidup saya. Kehilangan orang yang saya cintai.

Namun, kehilangan finansial itu tidak masalah. Kehilangan uang itu tidak masalah. Saya bisa cari lagi. Tetapi kehilangan spirit, kehilangan motivasi, kehilangan semangat hidup, itulah yang paling parah. Anda bisa tidak punya semangat kerja, tidak bisa punya semangat bangkit. Terpuruk dalam kondisi yang paling parah. Tetapi, justru peristiwa itulah yang mengubah hidup saya. Kondisi itulah yang mengubah hidup saya selama ini. Saya bangkit. Dalam waktu 3 tahun setengah, saya bisa mengatasi itu semua

Kondisi ekstrem yang ketiga, yaitu mengalami kecacatan fisik. Sahabat, ada seorang motivator hebat dari Australia, namanya Nick Vujicic. Tahukah anda? Dia adalah seorang pengusaha sukses. Seorang pengusaha properti, seorang motivator, dan seseorang yang menginspirasi dunia. Bukunya juga menjadi best seller. Nick Vujicic dilahirkan dengan kondisi tidak punya tangan dan tidak punya kaki. Terus terang, saya juga bingung. Mengapa orang tuanya kuat. Orang tua mana sih, yang ingin anaknya cacat?

Kalau anda punya anak cacat, mau gak sih? Pasti tidak mau ‘kan? Dua tangan, dua kaki, fisiknya tidak lengkap. Tetapi dia justru diizinkan mengalami kecacatan fisik seperti itu. Seandainya Nick Vujicic hari ini tidak mengalami sebuah kecacatan seperti itu, maka tidak ada Nick Vujicic seperti hari ini. Justru karena Nick Vujicic mengalami kecacatan fisik seperti ini, kondisi ekstrem seperti ini, menjadikan dia menjadi orang besar seperti saat ini.

Contoh kedua ada di Indonesia. Anda tahu bapak Hendra Wijaya? Hendra Wijaya adalah seorang pelari ultra run pertama di Indonesia. Ultra run adalah berlari ratusan kilometer. Dan hebatnya, dia pernah berlari di Kutub Utara, di kondisi yang sangat ekstrem, sangat minus, sangat dingin sekali, suhunya di bawah 0 derajat Celsius. Tetapi bapak Hendra Wijaya sebelum menjadi pelari ultra run dan pengusaha sukses seperti hari ini, tahukah anda?

Dia pernah mengalami yang namanya kelumpuhan. Kelumpuhan itu tidak mengganggu ‘cacatnya hidup’ mereka. Tetapi kelumpuhan itulah yang membangkitkan semangat hidup mereka. Itulah sebabnya hari ini bapak Hendra Wijaya mengalami suatu hal yang sangat luar biasa. Sahabat entrepreneur, saya hari ini ingin sharing suatu hal. Bahwa jika anda ingin sukses, maka apabila terjadi kondisi ekstrem, anda jangan pernah menyerah. Dan anda pasti bisa menjadi orang yang luar biasa.

Semoga anda dikuatkan melalui kondisi ini. Dan semoga anda menjadi luar biasa setelah peristiwa hari ini. Saya yakin kondisi ekstrem ini bisa mengubah hidup anda. Jangan terpuruk, jangan galau, jangan merasa hancur. Anda harus bisa bangkit. Semoga ini menjadi titik awal kebangkitan hidup anda.

Itulah pembahasan mengenai 3 KONDISI Ekstrem yang Bisa Mengubah Hidup Anda. Semoga bermanfaat ya

3 Mindset Jadul Yang Harus Anda Tinggalkan

Di kesempatan kali ini saya akan membahas tentang mindset-mindset orang kuno. Mindset orang kuno inilah yang seringkali menghambat dan bertabrakan dengan mindset generasi zaman now. Dan hari ini, saya akan mengupas : “3 Mindset Jadul yang Harus Anda Tinggalkan”. Tidak tertutup kemungkinan mindset tersebut dimiliki oleh orang-orang yang sekarang berusia 40 tahun ke atas, Tidak bisa kita pungkiri bahwa yang lahir di era jadul (umur 40 tahun ke atas) adalah  generasi X. Kami lahir di era perpindahan antara era industri, era informasi, dan sampai ke era internet. Ini adalah era teknologi dan internet. Ini adalah tiga peralihan yang sedang kami alami.

Saya sangat memahami cara berpikir orang-orang kuno. Tetapi saya juga berusaha memahami cara berpikir ‘generasi zaman now’. Oleh sebab itu, kita harus paham apa yang sedang terjadi di generasi zaman sekarang. Bagi anda yang berusia 40 tahun ke atas yang sedang membaca artikel ini, semoga artikelini bisa menyadarkan anda. Dan bagi anda yang masih berusia 20’an atau belum 20 tahun, semoga anda juga bisa memahami cara berpikir ayah dan ibu anda. Artikel ini saya tujukan untuk cara berpikir ayah dan ibu anda.

Yang pertama adalah jika anda ingin sukses, maka anda harus bekerja keras. Cara ini tidak salah. Mengapa saya mengatakan hal ini tidak salah? Karena sebetulnya orang tua anda dahulu, jika ingin sukses harus bekerja keras. Secara fisik. Mengandalkan fisiknya. Menjadi buruh, menjadi makelar, kemudian menjadi nelayan, atau menjadi petani. Kalaupun berdagang kecil-kecilan, harus berangkat dari pagi. Pagi ketika semua pasar belum buka, sudah berjualan sejak pagi.

Kemudian harus berjualan sampai malam. Sehingga sampai lupa makan dan lupa tidur. Yes. Hanya itu satu-satunya cara jika anda ingin menjadi kaya raya pada zaman itu. Dan zaman itu sudah berjalan ratusan tahun, sahabat entrepreneur. Sehingga tidak salah jika, nenek moyang anda, kakek anda, sampai orang tua anda, sampai kakek buyut anda mengajarkan hal yang sama. Jika ingin sukses, you must work hard. Yes, anda harus bekerja keras.

Tetapi di zaman sekarang, bekerja keras itu bukan dalam artian harus ‘pakai fisik’ lagi. Bekerja keras di zaman sekarang itu harus menggunakan otak anda. Use your brain..! Pakai otak anda. Karena kerja keras itu tidak cukup. Anda harus bekerja pintar. Jika anda bekerja pintar, barulah anda bisa bersaing dengan generasi zaman sekarang. Pengertian ‘bekerja pintar’ adalah anda tidak harus menggunakan fisik. Tetapi menggunakan kekuatan otak anda. Sehingga, anda dituntut untuk mampu ‘berpikir lebih’. Seringkali, ‘berpikir lebih’ itu memang tidak mengeluarkan keringat. Tetapi, itu juga menguras energi yang cukup besar. Begitulah zaman sekarang.

Karena tidak semestinya anda mengayuh becak atau anda bertani seorang diri. Itu tidak akan membuat anda sukses di zaman sekarang. Ingat, ini zaman yang penuh dengan teknologi. Sehingga kata-kata dari orang tua anda untuk bekerja keras, seringkali sudah menjadi mindset kuno. Dan itu sudah tidak lagi relevan dengan zaman sekarang. Tetapi saya percaya mindset itu. Bekerja keras, tapi dengan teknologi. Itu baru keren. Bekerja keras, tapi dengan teknologi dan menggunakan kekuatan otak anda. Itu saya setuju. Tetapi jika hanya ‘kerja keras’ saja, sudah tidak relevan. Itu sudah mindset kuno yang harus anda tinggalkan. Itu yang pertama.

Yang kedua, mindset kuno yang harus anda dengarkan adalah anak zaman sekarang ini semuanya pemalas. Jadi kalau saya terjemahkan, “kids zaman now semuanya pemalas”. Saya mau bertanya pada anda yang membaca artikel ini. Jadi, apakah anda pernah mengalami orang tua anda suka mengolok-olok anda, bahkan suka memarahi anda begini : “Anak zaman sekarang kok pemalas banget, sih? Ayah itu zaman dulu pagi sudah bekerja. Ayam belum berkokok saja ayah sudah bangun. Sudah bekerja, cari rezeki. Kamu anak zaman sekarang jam 10/jam 11 masih saja belum bangun”. Apakah anda sering mengalami hal seperti itu?

Anda harus tahu bahwa sebetulnya kata-kata orang tua anda itu tidak salah. Karena apa? Karena di zaman orang tua anda belum ada android. Di zaman orang tua anda belum ada game. Jadi game’nya itu apa? Main sabung ayam. Main kelereng. Itu masa kecil mereka. Main layang-layang. Itu generasi orang tua anda. Sedangkan generasi zaman sekarang, mungkin anda mendapatkan informasi di malam hari. Sehingga hal itu mengurangi jatah tidur anda. Saya berkata begini bukan berarti pembenaran bagi anda yang suka bangun siang. Tidak juga. Bangun pagi itu baik untuk menyehatkan badan. Tetapi, mungkin anda lebih on di malam hari.

Menurut saya, ini hanya masalah habit. HANYA MASALAH KEBIASAAN. Semuanya tergantung jenis pekerjaan anda. Kalau mungkin anda bekerja di bidang saham, sehingga anda mungkin harus melihat pergerakan saham di malam hari, dan anda mungkin jika paginya kurang beristirahat, badan anda bisa sakit dan capek. Saya bisa terima. Semua tergantung jenis pekerjaan anda. Tetapi yang mau saya garis bawahi adalah di zaman sekarang tidak selalu anak yang kelihatannya diam, cuma di depan androidnya, di depan komputernya, bukan berarti ia tidak bekerja. Tidak.

Karena apa? Di era anda tidak ada komputer. Atau komputer anda kecepatan internetnya belum seperti sekarang. Sehingga anda tidak bisa menyalahkan cara berpikir anak sekarang. Dan itu bukan berarti dia tidak bekerja. Dia bekerja. Dia menganalisa. Dan dia sedang memikirkan suatu ide. Ini penting sekali. Berapa banyak anak zaman sekarang main game yang bukan hanya main game untuk menghabiskan waktu. Tetapi main game yang bisa menghasilkan uang. Mengapa orang tua tidak bisa? Karena tidak ada android di zaman anda. Tidak ada internet di zaman anda. Sehingga anda harus bisa memahami kids zaman now. Itulah poin yang kedua.

Poin yang ketiga, harus sekolah yang tinggi supaya mendapatkan pekerjaan yang mapan. YES. Kata-kata itu cocok sampai era tahun 50,60,70, sampai 80an. Selesai. Zaman sekarang? Tidak relevan lagi. Itu adalah mindset kuno yang harus anda tinggalkan. Mark Zuckerberg itu drop out. Bill Gates itu drop out. Orang-orang besar itu banyak yang drop out. Di Indonesia, banyak konglomerat yang juga tidak tamat S1. Bukan berarti saya melakukan pembenaran bahwa setelah membaca artikel ini, mulai besok mari kita demo rame-rame tidak usah sekolah. Tidak seperti itu juga.

Tetapi, orang tua anda susah payah mencari nafkah supaya anda bisa sekolah. Maka, anda harus menghormati dan menghargai orang tua anda. Tetapi sebagai orang tua, anda juga harus sadar bahwa sekolah bukan jaminan untuk bisa sukses di masa depan. Karena sekolah itu diciptakan di era industri. Era industri itu diciptakan oleh Henry Ford di era tahun 1863 sampai 1947. Itu adalah usia beliau. Era industri adalah era abad 19 sampai dimana pada saat itu sekolah diciptakan untuk menampung banyaknya permintaan buruh pabrik supaya tercipta banyak orang yang seperti mesin dengan sekolah.

Seperti di Indonesia ada sekolah SD, SMP dan SMA. Sekolah ini diciptakan agar ada banyak orang yang dipersiapkan untuk dapat bekerja di pabrik karena saat itu pabrik kekurangan orang. Di era industri, it’s great and exactly right. Itu benar sekali. Tetapi di zaman sekarang, era industri itu sudah lewat. Industri pun harus beradaptasi dengan teknologi. Dan di zaman sekarang, sudah berapa banyak teknologi yang menggantikan manusia? Silahkan anda liat alibaba di YouTube. Berapa banyak gudangnya yang semuanya dikendalikan oleh mesin? Semua dikendalikan oleh robot.

Bahkan era sekarang ini bukan lagi era industri, tetapi era robotik. Ini adalah sebuah era yang belum pernah terjadi di zaman sebelumnya. Dan era zaman sekarang belum siap untuk mempersiapkan SDM’nya untuk menghadapi era robotik. Sahabat, anda pun hari ini bisa mendengarkan kata-kata saya dari YouTube, bukan? YouTube ini darimana? Tidak kelihatan. Inilah era teknologi di zaman sekarang. Sehingga orang tua dengan idealisme tinggi mengatakan bahwa anda harus sekolah yang tinggi supaya mendapatkan pekerjaan yang bagus dan mapan. Kata-kata itu benar sampai tahun 1960-1970. Tetapi pada era tahun 80-90’an, apalagi tahun 2000 ke atas, pernyataan itu sudah tidak cocok dan tidak relevan lagi. Mungkin Indonesia masih ketinggalan. Tetapi negara-negara maju seperti Jepang, Korea, atau Amerika dan negara-negara maju di Eropa, pada era tahun 80-90’an masyarakatnya sudah sulit mendapatkan pekerjaan. Tidak mudah.

Bahkan di zaman sekarang, mereka menghadapi tantangan yang sangat besar. Indonesia mungkin masih di comfort zone. KARENA TEKNOLOGINYA MASIH BELUM SECANGGIH NEGARA MAJU. Tetapi, kita sudah menuju ke negara maju. Jika anda tidak mempersiapkan dari sekarang, maka you’ll have a big problem, man. Hal itu akan menyebabkan masalah yang besar bagi anda. Jadi tolong 3 mindset kuno ini segera anda tinggalkan. Dan mulailah adapatasi di zaman sekarang, supaya anda (orang tua) bisa belajar lebih banyak tentang apa yang harus anda lakukan sebagai “orang tua zaman now”. Jika anda tetap memegang prinsip lama, anda akan menjadi “orang tua zaman old”.

Anda tidak akan bisa berkomunikasi dengan “kids zaman now”. ang terjadi adalah setiap hari berantem terus. Selalu tidak cocok. Dan ada berapa kids zaman now yang sudah menjadi miliarder di usia belasan tahun, bahkan 20 tahunan. Banyak sekali. Dan dia memiliki kekayaan ratusan kali lipat lebih banyak daripada kekayaan yang anda kumpulkan sepanjang hayat hidup anda. Jika anda tidak mau berubah dan beradaptasi dengan kids zaman now, anda yang akan menjadi masalah.

Itulah pembahasan mengenai 3 Mindset Jadul Yang Harus Anda Tinggalkan. Semoga bermanfaat ya

4 GEJALA Bahwa Hidup Anda Akan Sengsara

Di kesempatan kali ini saya akan membahas tentang pertanda lagi, jadi bicara soal pertanda itu kalau kita bisa menguasai kita bisa mengetahui maka kita akan sedikit banyak tidak akan mengalami sebuah masalah dalam hidup kita. Kalau kita bisa mengingat dan kita bisa menyadarinya itu sudah menjadi pentanda baik bagi kita untuk kita hidup lebih maju ke depan. Jadi topik saya kali ini adalah 4 Pertanda Bahwa Hidup Anda Akan Selamanya Sengsara. Jadi sebetulnya kenapa saya bisa bicara anda akan selamanya sengsara karena saya tidak menutup kemungkinan saya juga melihat selama 20 tahun pengalaman saya di bidang pengembangan diri.

Saya juga melihat ada satu orang yang benar benar sulit berubah, ada 1 orang yang benar benar sudah di beri tahu sudah ikut training sudah ikut seminar sudah di beri tahu tetapi tetap ngeyel. Tetap tidak ada perubahan selalu ada saja jawaban pembenaran bagi dirinya. Oleh sebab itu saya boleh simpulkan ada 4 ciri atau 4 pertanda orang-orang yang tipenya seperti ini, Semoga anda bukan salah satunya.

  1. Orang yang suka mengeluh

Ketika dia diberikan motivasi dia merasa saya tidak bisa, saya tidak mampu. Ketika anda diberikan video ini sama teman teman anda teman teman anda ada saja alasan untuk mengatakan bahwa ini tidak cocok untuk saya. Saya punya cara berfikir saya sendiri ketika di nasehati dia bilang selalu belum di mulai dia selalu bilang tidak bisa, saya tidak mampu. Kemudian baru mau bekerja dia bilang saya sudah tua, belum bekerja saya tidak mampu, intinya dia tipikal orang yang menurut saya secara mindset itu sudah bermasalah Orang yang seperti ini adalah tipe orang yang selamanya akan sengsara.

Karena apa ? karena orang orang seperti ini adalah orang-orang yang sudah tidak mau belajar, tidak mau di nasehati tapi bisanya Cuma mengeluh. Diberikan penghasilan berapa pun oleh orang tuanya selalu merasa kurang. Tipe tipe manusia seperti ini adalah sangat sulit unutk bersyukur. Tipe manusia seperti ini adalah tipe tipe orang orang yang menrut saya dia hidup di dunianya sendiri. Itu tipe yang pertama pertanda yang pertama semoga anda bukan tipe orang yang seperti ini

  1. Anda selalu melihat masalah dalam setiap situasi

Jadi contoh ketika ada seseorang sedang berjuang temannya sedang berjuang untuk meraih karir yang lebih sukses, anda selalu menjadi tipe yang selalu membully. Bukannya tipe yang memberikan semangat tapi selalu melihat anda malah menertawakan teman teman anda. Padahal teman anda itu berjuang, teman anda itu mau berjuang untuk hidupnya lebih baik. Teman anda itu sedang berusaha untuk meraih sebuah kehidupan yang lebih berprestasi, dia sedang mengejar omset tapi anda malah menertawakan

Anda tipe orang yang malah membully, justru bukan memberikan semangat. Padahal dia tidak minta duit lo ? dia tidak minta duit sama orang tuanya, terus kemudian justru anda malah melihat masalah. Ketika ada orang berhasil mencapai juara di bidangnya, bukannya memberikan selamat tetapi anda justru sebaliknya. Anda mengatakan “dia kebetulan, orang seperti ini bisa berhasil itu karena ada dewi fortuna”.

Anda selalu mengatakan bahwa selalu melihat masalah, anda bukannya memuji, bukannya memberikan sebuah apresiasi, malah justru anda melihat masalah. Ketika teman anda juara di kelas contohnya, dan bilang “ kebetulan dia IQ nya tinggi , saya IQ tidak setinggi dia”, tidak pernah mau berusaha untuk belajar kenapa orang bisa sukses. Tapi justru anda sebaliknya, anda menjadi orang yang antipasti, anda selalu berusaha menjadi antagonisnya bukan protagonisnya. Antagonis itu kalau sebuha film musuhnya , anda tidak pernah setuju. Itu tipe pertanda yang kedua anda akan selamanya sengsara, kenapa saya katakan sengsara ? karena anda tidak merasa bahagia. Anda merasa melihat orang lain bahagia atau sukses itu anda malah menderita anda malah sengsara anda selalu mengeluh. Itu pertanda yang kedua.

  1. Anda tidak mau di salahkan

Ketika anda diberikan sebuah tanggung jawab dan tanggung jawab itu tidak selesai maka selalu melempar tanggung jawab itu pada orang lain. Anda menyalahkan kakak, menyalahkan adik, menyalahkan saudara, menyalahkan teman, menyalahkan karyawan, menyalahkan atasan, menyalahkan customer, menyalahkan pelanggan. Hanya ada satu orang yang tidak mau disalahkan yaitu YOU (ANDA SENDIRI) Anda adalah manusia yang paling sulit di salahkan.

Bahkan anda membaca artikel ini pun anda pun tidak mau kalau di tegur anda pun merasa saya sok tahu. Bahkan anda turut menyalahkan saya, jangan jangan anda merasa saya ini sok tahu, tidak tahu masalah saya tapi sok tahu. Anda tipe manusia yang seperti ini. Ketika anda di berikan sebuah nasehat positif anda justru malah mempunyai ribuan penolakan di dalam otak dan mindset anda

Dan anda mengatakan you tidak ngerti ! you tidak paham masalah saya, you tidak paham diri saya, anda tidak kenal latar belakang saya. Itulah anda tipe manusia yang seperti itu sangat sulit mau di salahkan Bukannya berterimakasih bukannya siap untuk berbenah tapi malah sebaliknya Justru anda malah menjadi orang yang “I DONT CARE(SAYA TIDAK PEDULI)”. What for ? anda tidak tahu problem hidup saya, ini adalah orang yang sengsara banget

Ini orang mungkin hidupnya Cuma seorang diri berkucil dia kamar setiap hari temannya mungkin Cuma game, tidak punya teman. Dia tidap punya dunia yang lain dunianya Cuma dirinya sendiri. anda akan sengsara karena apa ? anda harusnya bersosialisasi sama orang harusnya bertemu sama orang anda harusnya bisa berinteraksi dengan orang lain, tapi anda malah mengucilkan diri sendiri. Tolong kalau anda mau hidupnya jadi lebih baik ini pertanda pertanda seperti itu, anda sulit disalahkan. BELAJARLAH UNTUK MENERIMA KESALAHAN KETIKA ANDA DISALAHKAN BELAJAR UNTUK MEREDAM EGO ANDA. Redamlah ego anda, ketika anda di kritik anda diberikan masukan bukan Cuma 1 orang tapi banyak orang bahkan puluhan orang memberikan anda masukan itu berarti ada yang salah dengan diri anda. Ketika anda punya masalah seperti itu berbenahlah dalam diri anda dan introspeksi diri anda. Dengan demikian pasti ada yang something wrong dengan diri anda.

  1. Pribadi yang tipe penuntut

Anda itu bisanya Cuma menuntut, bukannya memberikan kontribusi tapi menuntut. Kerjanya satu nuntutnya lima kerjanya 8 jam teman temannya juga kerja 8 jam tapi mintaknya gaji lebih. Omzetnya sekian tapi nuntutnya lebih, dan setelah diberikan haknya bukannya malah bersyukur bukannya malah terima kasih tapi justru malah sebaliknya ya ini sudah hak saya. Ini kompensasi yang pantas, dan ketika anda di berikan reward lebih bukannya malah terima kasih dan anda malah tipe cenderung yang ‘saya harusnya layak dapat lebih’. Manusia yang seperti ini itu manusia yang menyebalkan.

Anda sadar tidak kalau anda menyebalkan ? kalau anda menjadi orang yang menyebalkan saya punya satu saran sebaiknya anda hidup seorang diri di hutan belantara. Karena anda berteman saja bukan sesama manusia karena tidak ada manusia yang suka dengan manusia yang menyebalkan. Jangan jangan anda yang membaca artikel ini anda merasa tersinggung? Anda mengatakan ‘ah sok tahu lu’. Sahabat, sebagai orang yang ingin menjadi pengusaha yang sukses menjadi manusia yang berhasil atau menjadi mahasiswa yang berprestasi atau menjadi karyawan yang berhasil di kantor anda jangan jadi tipe penuntut.

 

Sering kali banyak orang berkorban tapi dia malah menjadi manusia yang “saya percaya suatu hari tidak ada pengorbanan yang sia-sia, karena apa yang anda tabur itu yang anda tuai”. Kalau anda tanam nanas ya anda akan menuai nanas, kalau anda menabur kebaikan anda akan menuai suatu hari sebuah penghargaan yang luar biasa. Kalau anda menabur tuntutan tuntutan dan tidak pernah ada puas dan rasa syukur jangan kaget anda sedang menabur permusuhan.

Dan akhirnya suatu hari anda akan di kucilkan, dan anda akan menjadi manusia yang sangat menderita sekali sangat sengsara sekali seumur hidup. Tipe manusia seperti ini saya sarankan sebaiknya anda menjadi orang/pribadi yang lebih baik. Jadi sahabat, tidak ada maksud sedikit pun saya untuk membuat artikel ini untuk mengkritik siapa pun. Saya bicara ini dari segi general atau umum dan ini ditujukan kepada siapa pun yang mungkin sedikit punya pertanda pertanda seperti ini. Semoga pertanda pertanda ini kalau anda sadari, dan anda tidak mau hidup sengsara selamanya atau menderita selamanya

Itulah pembahasan mengenai 4 GEJALA Bahwa Hidup Anda Akan Sengsara. Semoga bermanfaat ya

4 KEBIASAAN BURUK yang Harus Anda Perbaiki Sekarang

Apakah anda punya kebiasaan buruk? Anda punya bad habit yang susah anda tinggalkan? Anda kecanduan hal-hal yang negatif? Semoga artikel ini bisa ‘menggedor’ cara berpikir anda. Topik saya kali ini adalah : “4 Kebiasaan Buruk yang Harus Anda Perbaiki Sekarang”. Tentunya sadar atau tidak sadar, diri kita itu pasti mempunyai kebiasaan buruk. Tetapi celakanya, kalau kita tidak mau mengakui bahwa kita punya kebiasaan buruk, itu yang fatal. Tetapi jika kita punya kebiasaan buruk, it’s OK. Namanya juga kita ingin maju. Ya harus belajar dan berbenah. Empat kebiasaan buruk berikut ini sebetulnya bisa membuat kita maju. Tetapi, jika anda mau memperbaiki. Jika anda tidak mau memperbaiki, anda membaca artikel ini berkali-kalipun, anda tidak akan menemukan jawaban apa-apa.

Kebiasaan buruk pertama yang harus anda tinggalkan dan perbaiki sekarang adalah satu : anda tidak sabar. Belajarlah untuk sabar. Tidak ada sesuatu yang instan. Tentu setiap orang itu memiliki kebiasaan buruk. Kebiasaan buruk itu wajar. Masalahnya, apakah kita mau meninggalkan kebiasaan buruk tersebut? Ada juga orang yang berkata bahwa, “Pak, saya ingin meninggalkan kebiasaan buruk saya. Tetapi saya tidak bisa.” Saya beritahu anda satu hal. Tidak ada yang tidak bisa. Anda hanya perlu konsisten untuk mencobanya. Ada empat kebiasaan buruk.

Kebiasaan buruk yang pertama yang harus anda perbaiki adalah ‘tidak sabar’. Saya mau memberikan sebuah contoh untuk anda memahami materi ini. Ada seorang anak yang bertanya pada ibunya. “Ibu, mengapa pohon ini tinggi?”. Dan Ibu itu menjawab, “Dikarenakan pohon ini sudah hidup selama bertahun-tahun lamanya. Dia punya akar yang kuat, dan batangnya bisa tinggi. Setiap hari bertumbuh, sampai pohon itu menjadi besar”. Seperti yang anda lihat, di belakang ini banyak pohon. Lalu anak kecil itu memberi pertanyaan kedua, “Bu, mengapa rumput pendek? Mengapa dia tidak bisa setinggi pohon itu?”. Karena logikanya masih seperti anak kecil, tentu dia tidak sabar, seperti anak kecil pada umumnya. Dia berharap bahwa rumput itu bisa tumbuh secepat pohon ini.

Namanya anak kecil, dia berpikir bahwa dengan dia memberi karbit, yaitu memaksa rumput-rumputan itu tumbuh sebelum waktunya, akhirnya anak kecil itu dengan polosnya mencabut rumput itu. Ibunya bertanya, “mengapa kamu mencabut rumput yang masih kecil itu?” “Saya bantu dia bertumbuh bu, supaya tumbuh secepat pohon itu”. Banyak hal seperti ini yang terjadi di lingkungan kita. Mereka seringkali beranggapan dengan membantu proses bertumbuhnya sebuah pohon, dengan cara membantu bertumbuh itu mempercepat. Tetapi apa yang terjadi? Justru akarnya tercabut dari tanah, dan akhirnya pohon itu mati.

Sahabat, demikian juga dalam sebuah usaha dan kehidupan. Seringkali, kita ini tidak sabar. Semuanya ingin instan. Segalanya instan. Income instan. Sukses instan. Hubungan harmonis dibangun instan. Tidak bisa. Tidak ada yang instan di muka bumi ini. Semua itu ada harga yang harus dibayar. Anda harus sabar. Jadi, itulah kebiasaan buruk yang pertama.

Yang kedua, anda tidak mau mendengar. Jadi begini.. Kebiasaan buruk itu seringkali membuat anda merasa paling pintar dan paling hebat. Anda tidak mau lagi mendengar masukan, kritikan dan sebagainya. Saya tahu bahwa mendengar itu adalah sesuatu yang tidak mudah. Terutama mendengar dari orang terdekat. Mendengar dari orang tua, mendengar dari guru, mendengar dari orang yang sudah akrab dengan anda, namun anda tidak mau dengar. Tapi lucunya, manusia lebih suka mendengar dari pihak ketiga. YouTube ini ‘kan pihak ketiga.

Kalau pihak ketiga, seringkali mau didengarkan. Tetapi anda tidak mau mendengarkan orang terdekat anda. Saya tahu. Tetapi sebetulnya, mendengar dari masukan orang-orang yang tepat itu jauh lebih penting daripada anda tidak mau mendengarkan sama sekali. Masih untung jika ada pihak ketiga yang mau menasehati anda. Tetapi kalau tidak ada yang mau menasehati anda, bagaimana anda hari ini mau mendengar? Tidak mungkin bisa. Jadi, anda harus belajar mendengar. Belajar merendahkan hati. Mengosongkan hati dan pikiran untuk bisa menerima sesuatu yang baru.

Anda jangan memiliki sikap ‘saya penuh’. I know everyting. Saya tahu segalanya. Sahabat entrepreneur, saya pun masih belajar. Sampai hari ini, saya tidak pernah berhenti belajar. Karena pembelajaran adalah proses seumur hidup. Jangan merasa diri anda paling pintar dan paling jago. Sehingga anda tidak mau mendengar.

Nasehat yang ketiga, kebiasaan buruk ketiga yang harus anda perbaiki adalah anda kurang beristirahat. Jadi, ini merupakan kebiasaan buruk. Manusia itu dalam satu hari, idealnya tidur itu 8 jam. Jadi, anda jangan melanggar siklus hukum alam. Jika anda tidur kurang dari 8 jam, maka energi anda akan kurang baik. Serta badan anda kurang fit. Kalau hanya sehari/2 hari, it’s OK. Tetapi jika dalam jangka lama, itu bahaya. “Loh pak, saya dalam satu hari hanya tidur 4-5 jam saja cukup. Saya segar”. Menurut saya, anda kurang normal. Orang yang normal, dalam sehari harus tidur selama 8 jam.

Anda lihat di research medis kesehatan manapun, idealnya manusia tidur selama 8 jam. “Loh pak, kalau orang tua ‘kan siklus tidur malamnya singkat”. Betul. Mungkin 6 jam cukup. Tetapi dia tidur siang. Ujung-ujungnya 8 jam juga. adi, 8 jam adalah waktu tidur yang paling ideal. Meskipun dicicil 2 kali, 6 plus 2, tetapi ujung-ujungnya tetap 8 jam. Yang jadi masalah adalah jika anda tidak bisa tidur. Itulah yang menjadi problem. Anda mengalami insomia. Itu yang menjadi masalah. Dan itu adalah kebiasaan buruk. Itu sebabnya tidak sedikit orang yang harus ketergantungan obat tidur. Banyak orang yang harus ketergantungan dengan obat penenang agar ia bisa tidur. Saya tidak menyarankan. Jika ada alternatif selain obat tidur atau obat penenang, cobalah. Mungkin anda bisa bermeditasi. Atau menurut agama dan keyakinan anda, bagaimana sih caranya agar bisa menenangkan hati dan pikiran? Yang terpenting, anda bisa beristirahat.

Dan yang keempat, yang terakhir. Kebiasaan buruk yang harus anda tinggalkan adalah tidak berpikir jangka panjang, tetapi selalu berpikir jangka pendek. Saya bisa untung berapa dalam jangka pendek? Hari ini saya bisa dapat margin berapa? Hari ini saya bisa ‘nyikat’ apa? Tidak bisa. Jika ada banyak orang yang berpikir jangka pendek, maka jadinya seperti perampok. Jambret di pinggir jalan, ambil, menikmati keuntungan sesaat. Padahal, menjambret itu ‘kan resikonya tinggi. Kalau tertangkap, babak belur. Dihajar massa, mati. Ya ‘kan? Daripada menjambret, carilah pekerjaan. Karena banyak orang yang berpikir jangka pendek.

Sama. Banyak orang yang mempunyai usaha, tetapi berpikirnya jangka pendek terus. Saya bisa ambil apa, saya bisa untung berapa. Tidak bisa. Karena apa? Karena anda tidak memikirkan value. Kembali lagi ke kebiasaan buruk. Jadi, mental maling itu harus anda tinggalkan. Mental short term itu harus anda tinggalkan. That’s why di Indonesia itu banyak money game yang bertumbuh subur. Karena banyak orang yang mau untung cepat. Uang cepat. Kaya cepat. Semuanya ingin cepat. Sya beritahu, tidak ada yang cepat. Anda tidak percaya? Silahkan.

Anda tidak sabar. Anda maunya semuanya cepat. Tidak ada. Ketika saya membangun usaha, apakah di tahun-tahun awal saya tidak mengalami masalah? Pasti ada. Apakah saya sukses di usaha saya? Ya. Di tahun-tahun awal, saya membutuhkan 3 sampai 5 tahun sehingga akhirnya usaha saya berkembang dan berhasil. Dalam 20 tahun ini, saya selalu berinovasi dan berkembang, sehingga usaha saya terus bertambah besar sampai hari ini. Tetapi dalam proses bertambah besar, apakah saya bisa besar secara tiba-tiba? Tidak. Tetapi, saya selalu berpikir jangka panjang.

Apa value yang bisa saya berikan pada konsumen saya?  Apa value yang bisa saya berikan pada distributor saya? Dan apa value yang bisa saya berikan pada reseller saya? Apa value yang bisa saya berikan pada masa depan perusahaan saya? Think for value. Don’t think about profit only. Jika anda selalu memikirkan profit, profit dan profit. “Saya bisa untung apa?”. Tidak bisa. Usaha anda tidak akan berjalan dengan baik. Terkecuali jika dasar pemikiran anda memang sudah seperti itu. Sudah habis, ganti usaha yang lain. Habis, ganti usaha yang lain. Kalau saya sih tidak mau. Saya punya satu usaha, ya saya kembangkan. Saya bangun terus sampai besar.

Mengapa harus gonta-ganti usaha? Saya bukan tipikal orang seperti itu. Terkecuali jika anda memang tipikal orang seperti itu, maka tinggalkan artikel ini sekarang. Anda tidak perlu dan anda tidak cocok dengan artikel ini. Karena cara berpikir anda dengan saya tidak sama. Kalau saya, saya ingin selalu memberikan value untuk orang lain. Semoga kebiasaan buruk ini bisa anda tinggalkan.

Itulah pembahasan mengenai 4 KEBIASAAN BURUK yang Harus Anda Perbaiki Sekarang. Semoga bermanfaat ya

4 SENJATA Pengusaha yang Tidak Diketahui oleh Banyak Orang

Di kesempatan kali ini, saya akan membahas tentang rahasia pengusaha besar yang tidak pernah di’explore atau dibuka oleh mereka. Tetapi sebetulnya, para pengusaha besar itu memiliki rahasia-rahasia. Apakah anda ingin tahu rahasianya? Hari ini akan saya bongkar rahasianya. Apa sajakah itu? Check this out..!! Siapa bilang pengusaha gak punya rahasia? Pengusaha itu mempunyai rahasia yang tidak mau dibongkar. Hanya orang-orang yang pernah menjadi pengusaha, dari kecil sampai besar. Mereka pasti mempunyai rahasia-rahasianya. Dan rahasianya akan saya bongkar hari ini. Dan sekurang-kurangnya, ada 4 rahasia yang disimpan rapat-rapat oleh pengusaha besar.

Rahasia yang pertama yaitu semua pengusaha itu mempunyai masalah. Tidak ada pengusaha yang tidak punya masalah. Anda jangan melihat bahwa pengusaha itu enak, hidupnya mewah, hidupnya keren. Itu yang terlihat. Yang tidak terlihat itu sebenarnya justru sebetulnya banyak masalah. Tetapi mereka hanya tidak pernah menceritakannya saja. Mereka tidak pernah mau explore. Mereka tidak mau mengeksploitasi. Dan mereka tidak mau menularkan masalah mereka di pekerjaan mereka, di kantor mereka, karyawan mereka, atau ke supplier mereka. Tidak. Tetapi mereka tetap mempunyai masalah.

Meskipun sebetulnya yang membedakan mereka adalah mereka memilih untuk tidak membongkar atau menumpahkan masalah mereka kepada publik. Apalagi ditulis di social media. Tidak. Mereka terlihat selalu tertawa, senang-senang, happy-happy. Actually, di kantor mereka itu stress. Mereka itu sedang menghadapi problem. Tetapi mereka tetap happy. Dibawa santai aja. Dan seolah-olah terlihat seperti tidak ada apa-apa. Padahal, mereka itu mempunyai masalah.

Jadi perbedaannya dengan orang rata-rata adalah ketika ada masalah sedikit, mereka menumpahkan, menceritakan, mengeksploitasi semua masalah mereka di socmed. Seolah-olah agar mereka itu mendapatkan perhatian. Mereka mendapatkan kasih sayang dari teman-teman. Dikuatkan. Seperti itu. Jadi seperti ada efek dopamine. Padahal, para pengusaha itu sama dengan anda. Mereka juga mempunyai masalah. Tetapi, mereka tidak selemah anda. Mereka memilih untuk tidak mengeksploitasi rahasia mereka di publik. Jelas ya.. Itu rahasia yang pertama. Dan mereka terus melangkah. Mereka tidak mau mundur. Jika ada masalah, review, evaluasi, konsultasi, melangkah maju lagi. Itu yang pertama.

Yang kedua, ada beberapa orang yang tidak sependapat dengan anda. Ini adalah rahasia yang kedua. Siapa bilang pengusaha itu pasti temannya sependapat? Rekanannya sependapat? Tidak. Supplier’nya sependapat? Tidak. Mitra kerjanya sependapat? Tidak. Partnernya sependapat? Tidak. Karyawannya sependapat? Apalagi.. Tidak. Karaywan itu menuntut naik gaji terus. Pastinya tidak sependapat. Dan pasti ada perbedaan. Itu adalah rahasia yang kedua.

Jika anda merasa semua pekerjaan anda mulus dan sebagainya, berarti menurut saya bisnis anda belum besar. Tetapi di balik bisnis yang besar itu pasti ada orang-orang yang tidak sependapat dengan mereka. Tetapi, mereka punya prinsip. Bedanya adalah kita tidak mungkin bisa menyenangkan semua orang. Saya ulangi, kita tidak bisa menyenangkan semua orang. Tidak bisa. Pelawak yang paling lucu saja ada orang yang tidak tertawa. Penyanyi dengan suara paling merdu saja masih ada orang yang mengatakan suaranya sumbang. Ada.

Anda tidak bisa menyenangkan hati semua orang. Anda tidak bisa. Nabi saja tetap memiliki orang yang tidak setuju dengannya. Itu nabi, lalu who are you? Presiden saja memiliki orang yang tidak sependapat dengannya. Itu presiden loh. Kamu siapa? Apalagi hanya seorang pengusaha. Pasti ada orang yang tidak sependapat juga. Ini adalah rahasia yang tidak pernah mereka bongkar. Mereka menjelek-jelekkan partner mereka. Begini begitu. Menurut saya, ini adalah tipikal pengusaha kacangan.

Pengusaha besar tidak akan mengumbar problem internal company mereka ke publik. Tidak akan. Mereka simpan rapat-rapat, mereka simpan sendiri dan ya sudah. Keep going. Tidak sependapat itu biasa. Berbeda pendapat itu biasa. Yang terpenting, kita terus maju. Saling menghormati perbedaan. Itu rahasia yang kedua.

Rahasia yang ketiga adalah sukses yang anda lihat itu hanyalah kulit. Anda lihat, pabriknya gede. Anda lihat, kantornya mewah. Lalu anda lihat, stok barangnya banyak. Anda lihat, cabangnya dimana-mana. Anda lihat perputaran di banknya, rekeningnya keren. Terkadang itu kulit. Yang anda lihat itu kulit. Anda tidak tahu di balik rekening yang omzetnya mungkin puluhan milyar per bulan atau ratusan milyar per bulan itu mungkin bisa jadi kebocorannya lebih besar. Bayar bunga banknya itu lebih gede. Bisa jadi. Tetapi, yang anda lihat itu hanya kulit.

Di balik mereka hari ini bisa bebas waktu, bebas finansial, jalan-jalan ke luar negeri, ada harga yang harus mereka bayar. Tidak ada yang bisa mereka raih dengan mudah dan serta merta, tidak ada. Ada tetesan darah, ada tetesan keringat, dan ada tetesan air mata di balik orang yang terlihat sukses itu. Jadi, yang anda lihat dari mereka itu baru kulitnya. Anda tidak ikut di dalamnya. Anda tidak ikut di dalam prosesnya. Anda tidak ikut terlibat di dalam proses operasional usahanya.

Anda tidak tahu betapa rumitnya manajemen perusahaan itu. Anda hanya melihat, “Wow, keren! Bisnisnya gede!”. Di balik beton kantor yang mewah itu, sebenarnya setiap beton kantor itu dibangun dengan air mata. Anda tidak tahu ‘kan? Itulah rahasia yang tidak dibongkar oleh para pengusaha.

Dan yang keempat, yaitu semua pengusaha besar, di baliknya pasti ada tim yang kuat dan solid. Ini adalah rahasia yang  tidak mereka bongkar. Jadi di dalam pengusaha besar itu ada tim yang besar. Pasti ada tim yang solid. Di baliknya ada tim yang kuat, tim yang sangat kompak, tim yang solid dan meskipun sebenarnya tim yang kompak ini dibentuk dari ketidak kompakan. Tetapi mereka melewati proses, waktu, melewati susah bersama-sama, berjuang bersama-sama, sampai akhirnya mereka menemukan chemistry. Atau mereka menemukan suatu kekompakan. Suatu kecocokan satu sama lain. Mereka merelakan ketidaksepahamannya. Dan mereka menurunkan ego mereka. Tetapi mereka melebur, nge’blend, menjadi satu. Menjadi  tim yang kompak. Menjadi sebuah tim yang solid. Itu butuh waktu.

Dan saya yakin hal itu tidak terjadi dalam setahun, 2 tahun, 3 tahun. Tidak bisa. Hal itu hanya bisa dibayar dengan satu kata. WAKTU. Jadi, membentuk sebuah tim itu tidak terjadi dalam sekejap. Anda menghajar tim orang lain, contohnya. Dan anda membuat tim anda kompak. Tidak bisa. Super team itu terdiri dari beberapa komponen orang-orang yang mau merendahkan hatinya, mau menurunkan egonya, dan bersatu. Melebur menjadi sebuah tim. Mereka tidak menunggu. Karena sebuah tim itu tidak ada yang sempurna, tetapi saling melengkapi.

Dan di balik sebuah perusahaan yang besar, pengusaha yang besar, mereka mempunyai sebuah tim yang sangat solid. Dan tidak ada individu yang sempurna. Ada orang yang kuat di IT. Ada orang yang kuat di finance. Dan ada orang yang kuat di operational. Ada orang yang kuat di marketing. Mereka saling melengkapi. Dan mereka menjadi satu tim yang sangat solid dan sangat kuat. Akhirnya, mereka taat dan tunduk kepada CEO mereka atau pimpinan perusahaan mereka. Dan blend as a team. Dan mereka melebur menjadi sebuah tim. Jika anda mengatakan kopi susu itu enak, anda tidak bisa mengatakan itu karena kopinya. Tidak bisa. Karena ada susunya juga. Ada gulanya juga. Ada airnya juga. Anda tidak bisa mengatakan suatu komponen itu yang terbaik. “Kopi yang paling hebat! Susunya gak dominan”. Tidak bisa.

Jika susunya kurang pas, kopinya juga tidak bisa harum. Jika suhu airnya tidak pas, juga tidak bisa. Dan jika gulanya bukan gula terbaik, maka rasa manisnya pun menjadi terlalu manis. Manisnya itu mungkin tidak enak. Jadi semua itu punya suatu andil di dalam kopi susu yang enak. Seperti itu. Perusahaan juga sama. Ada sebuah tim yang solid. Dan hal itu tidak terjadi dalam sehari. Itu terjadi dalam hitungan waktu. Waktu itu mungkin bisa setahun/2 tahun. Mungkin bisa 5 tahun, mungkin bisa 10 tahun. Itu semua tergantung proses kepemimpinan anda.

Demikian tips saya kali ini tentang rahasia-rahasia yang tidak pernah dibongkar oleh para pengusaha, tetapi mereka sudah pernah mengalaminya. Semoga pada artikel kali ini, anda bisa mendengarkan inspirasi ini. Dan jika anda punya masalah di usaha anda sekarang atau hidup anda sekarang, percayalah. You are not alone. Anda tidak sendirian. Para pengusaha besar sudah melewati masa tersebut. Selamat mencoba, selamat melalui pengalaman ini.

Itulah pembahasan mengenai 4 RAHASIA Pengusaha yang Tidak Diketahui oleh Banyak Orang. Semoga bermanfaat ya

5 TIPS untuk Mendapatkan Apapun yang Anda Inginkan

Di kesempatan kali ini, kita akan berbicara tentang apakah anda ingin mendapatkan apapun yang anda inginkan? Di dalam hidup ini, anda pasti menginginkan sesuatu. Dan pertanyaannya, apakah anda pasti bisa mendapatkannya? Caranya bagaimana? Jadi di kesempatan kali ini, kita akan membahas : “5 Tips untuk Mendapatkan Apapun yang Anda Inginkan”. Jadi bagi anda yang ingin punya pekerjaan, anda bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Bagi anda yang ingin punya karir lebih baik, anda bisa mendapatkan karir yang lebih baik. Bagi anda yang ingin mengejar jodoh, mengejar pasangan idaman anda, anda bisa mendapatkannya.

Tips yang pertama adalah fokus pada komitmen, bukan pada motivasi. Apa maksud dari ‘fokus pada komitmen’? Jadi begini.. Jika anda termotivasi melihat teman anda bisa punya mobil lebih bagus, bisa punya motor lebih bagus, sebenarnya anda hanya ‘termotivasi’. Motivasi dengan komitmen itu berbeda. Beda jauh. kalau motivasi, semua orang juga termotivasi. Misalkan. “Saya termotivasi pak! Saya ingin sukses sebelum 30 tahun!”. Pasti. Jika hari ini usia anda belum 30. Sedangkan yang di atas 30 saja juga masih termotivasi, kok. Tetapi permasalahannya, sekarang motivasi itu tidak membuat anda mendapatkan apapun yang anda inginkan. Tetapi komitmenlah yang bisa membuat anda mendapatkan apapun yang anda inginkan.

Saya termotivasi mengejar wanita idaman saya!”, contohnya. Semua orang termotivasi. Lihat wanita cantik, lihat cowok ganteng, contohnya. Tetapi permasalahannya adalah anda itu hanya ‘termotivasi’. Anda tidak berkomitmen untuk mendapatkannya. Anda hari ini termotivasi ingin punya karir yang lebih baik. Enak ya kalau bisa menjadi chairman”. Anda cuma termotivasi. Tetapi anda tidak berkomitmen untuk mengejarnya. Itu berbeda. Jadi, hari ini saya mengajarkan anda agar bisa membedakan arti kata motivasi dan komitmen.

Karena begini.. Kalau bicara tentang motivasi, ketika anda hari ini sudah menemui kendala dan masalah ketika anda mengejar apapun yang anda inginkan, ketika ada problem/ada kendala, anda cenderung untuk mundur. Itu artinya anda hanya sampai level ‘termotivasi’. Tetapi bedanya komitmen dengan termotivasi adalah ketika anda terkena masalah/kendala/problem, tetapi anda tetap bertahan. Anda tidak menyerah. Contoh, anda ditolak oleh calon pasangan anda. Tetapi anda berkomitmen mengejarnya. “Saya ditolak tidak apa-apa. Tetapi saya berkomitmen untuk mengejar anda”. Itu beda banget.

Beda jika anda sekedar mengejarnya, dengan anda benar-benar mencintainya. Itu berbeda. Jika anda ingin mendapatkan mobil idaman anda, contohnya. “Saya termotivasi karena teman saya punya mobil”. Itu sangat berbeda dengan ketika anda berkomitmen melakukan apapun untuk meraih mobil yang anda inginkan. Dari segi warnanya, tipenya, kondisinya, tahunnya, dll. Hal itu betul-betul diperhatikan. Berapapun harganya tidak jadi masalah. Tetapi anda betul-betul berniat mengejarnya.

Anda tidak hanya sekedar termotivasi. Tetapi anda betul-betul berkomitmen untuk mengejarnya. Itu sangat berbeda jawabannya dengan jika anda hari ini hanya sekedar ‘ingin’ atau ‘termotivasi’ saja. Itu beda jauh. Hanya dua kata, tetapi perbedaannya sangat jauh. Jadi, motivasi itu belum tentu anda siap membayar harganya. Tetapi kalau komitmen, berapapun mahal harganya, berapapun sakit perjuangannya, tetapi anda siap bayar harga. Itu bedanya.

Tips yang kedua, menikmati proses. Jadi menikmati proses itu maksudnya begini. Anda tahu ibu hamil? Ibu hamil itu proses kehamilannya sekitar 9 bulan 10 hari. Semua ibu di muka bumi ini pasti pernah mengalami hal yang sama. Anda tahu tidak, bahwa ibu hamil itu sebenarnya menderita? Karena apa? . Karena ia membawa jabang bayi yang beratnya itu bisa jadi 15 sampai 25 kg Sekarang saya mau bertanya pada anda. Anda mau nggak di perut anda diletakkan beban sebesar 15 sampai 25 kg, dan anda bawa selama 9 bulan? Tidak enak ‘kan? Tidak gampang ‘kan?

Tetapi karena ibu hamil ini menikmati prosesnya, maka dia tidak merasakannya. Jadi, orang yang bisa mendapatkan apapun yang dia inginkan adalah orang-orang yang menikmati prosesnya. Prosesnya itu tidak bisa dikatakan ‘enak’. Karena di dalam proses itu ada perasaan ‘tidak enak’. Prosesnya itu tidak bisa dikatakan ‘nyaman’. Karena di dalam proses itu ada perasaan ‘tidak nyaman’. Jika proses ‘tidak nyaman’ ini bisa anda lalui dan anda bisa menikmatinya, maka besar kemungkinan anda bisa mendapatkan apapun yang anda inginkan.

Jadi analogi tentang ibu hamil tadi sangat tepat dikaitkan dengan bicara menikmati proses. Karena tidak ada contoh yang lebih baik daripada bagaimana pengorbanan cinta, menikmati prosesnya layaknya ibu hamil. Tidak ada yang lebih hebat di muka bumi ini. Cerita tentang ibu hamil itulah yang terbaik. Menurut saya, tidak ada yang bisa mengalahkan kasih sayang dan cinta seorang ibu pada anaknya. Tentang menikmati proses daripada pengorbanan yang lain. Saya tidak yakin bisa jika selama 9 bulan harus membawa beban 15 sampai 25 kg. It’s not easy. Sangat tidak mudah.

Tips yang ketiga, jangan fokus pada permasalahannya, tetapi fokuslah pada solusinya. Bicara soal fokus pada masalah, kalau misalkan anda sudah berpacaran, mungkin ketika anda tidak cocok, bisa putus. “Oke, saya ganti cari pasangan yang lain”. Tidak masalah, namanya juga masih masa-masa pacaran. Kalau misalkan karyawan yang masih dalam masa kontrak, tidak masalah. Paling kontraknya tidak diperpanjang. Tetapi berbeda jika anda sudah terikat dalam sebuah pernikahan. Ini berbeda banget.

Berbeda juga jika anda sudah terikat menjadi karyawan tetap. Anda punya tanggung jawab di dalam sebuah perusahaan. Itu adalah komitmen. Fokuslah pada solusi, bukan pada permasalahannya. Jika anda punya tanggung jawab lebih, anda pasti akan berani berkorban. Seringkali anda tidak bisa mendapatkan apapun yang anda inginkan, itu karena anda merasa tidak punya andil dalam masalah tersebut. Akhirnya, anda fokus pada masalahnya. Anda tidak fokus pada solusi. Ketika hari ini anda disuruh menyelesaikan sebuah tugas, anda bertanya : “Apa hubungan saya dengan tugas itu?”.

Kalau tugas ini mempunyai peranan vital dalam hidup anda, contohnya tugas ini menentukan kelulusan ujian negara saya, ini juga menentukan kenaikan nilai untuk ujian sidang TA, contohnya. Maka anda akan punya komitmen yang lebih dan tanggung jawab yang lebih. Jadi seberat apapun masalah anda, anda akan fokus untuk menyelesaikannya. Anda fokus pada solusinya. Cari jalan keluarnya. Bukan terus fokus pada masalahnya. Karena orang-orang yang sukses, mereka itu selalu fokus pada solusi. Dan mereka tidak mencari alasan untuk itu.

Dan yang keempat, jangan menuntut, tetapi memberi. Banyak orang sukses, yang justru karena mereka itu memberikan sedekah. Jika anda punya masalah finansial, perbanyaklah sedekah. Niscaya rezeki anda akan lebih baik. Seperti saya beri analogi disitu, yaitu tentang jangan mengejar ayam. Tetapi berikanlah makanan, biji-bijian, jagung dan sebagainya. Sehingga ayam itu akan datang. Jangan pernah mengejar lebah, tapi berikanlah bunga. Bunga itulah yang nantinya akan mendatangkan lebah.

Jadi, anda harus fokus untuk memberi. Tingkatkan value, maka rezeki yang akan mengejar anda. Jika anda tidak meningkatkan value, maka rezeki tidak akan mengejar anda. Anda selalu menuntut, mengapa bos saya tidak menaikkan gaji saya? Mengapa bos saya suka dengan orang lain? Bukan saya yang ditingkatkan? Percaya pada saya, bos manapun di muka bumi ini pasti ingin perusahaannya itu beres.

Dan perusahaannya itu beres jika ada karyawan terbaik yang bisa menyelesaikan masalah perusahaan. Dan dia pasti akan menaikkan gaji. Hanya bos yang bodoh saja yang tidak mau mengangkat karyawan terbaiknya ke posisi yang bisa menyelesaikan masalah perusahaan. Ingat, setiap bos itu pasti punya masalah di perusahaannya. Pertanyaannya : Kamu bisa memberikan solusi gak untuk perusahaan tersebut? Jika anda bisa memberikan solusi, niscaya anda tidak perlu menuntut, justru anda akan diberi.

Selama ini mungkin kapasitas anda hanya menuntut, menuntut dan menuntut. Bos anda lama-lama capek. Contoh, mungkin sekarang ada yang demo untuk menaikkan gaji UMR. Jujur ya bapak ibu, jika nanti semua era robotik, semua era mesin, sepertinya banyak pabrik yang sudah tidak butuh karyawan lagi. Bisa-bisa PHK massal 10 ribu karyawan. Jika PHK massal terjadi, semua dikerjakan robot, maka pengusaha lebih senang. Mengapa? Karena menghemat biaya. 10 ribu dikali 4 juta Rupiah itu berapa? Robot itu bisa menghemat puluhan miliar sampai ratusan miliar setiap bulan.

Itu adalah solusi bagi seorang pengusaha besar. Tetapi anda masih menuntut kenaikan gaji. Percayalah, jika anda seperti itu nantinya akan menyesal. Jadi, jangan pernah menuntut. Tetapi mulai dari sekarang harus memberi.

Poin yang kelima atau tips yang kelima adalah anda harus mempunyai visi. Karena begini.. Mengapa saya membuat artikel ini? Itu karena saya mempunyai visi yang belum tercapai. Yaitu 1% penduduk Indonesia harus menjadi entrepreneur. Mengapa saya membuat visi ini? Karena saya melihat bahwa bangsa ini adalah bangsa yang besar. Sebetulnya, bangsa ini bukanlah bangsa yang bodoh. Tetapi masalahnya, bangsa ini tidak ada yang mengedukasi tentang entrepreneur. Edukasi yang kuat hanyalah edukasi di luar masalah entrepreneur.

Di luar masalah entrepreneur, edukasinya kuat sekali. Kita lihat di televisi, media cetak elektronik, yang kuat itu hanyalah berita-berita hiburan, berita politik, berita agama, berita artis, selebritis dan sebagainya. Tetapi, kita jarang mendapatkan makanan-makanan yang bermutu. Tentang entrepreneurship itu jarang diulas. ntrepreneurship itu hanya dibahas dari segi, “Wah, enak ya jadi pengusaha kaya raya!”. Hanya itu yang dibahas.

Tetapi mengapa dia bisa menjadi pengusaha sukses? Itu tidak pernah dibahas. Artikel ini saya bangun dengan satu tujuan. Yaitu saya mempunyai visi yang besar. “1% penduduk Indonesia harus bisa menjadi entrepreneur”. Jika bangsa ini bisa menjadi entrepreneur yang luar biasa, 1% saja penduduk kita menjadi entrepreneur, maka dampaknya itu luar biasa sekali. Bangsa kita akan adil dan makmur. Sila kelima pacasnila : ‘keadlian sosial bagi seluruh rakyat Indonesia’ akan terjadi.

Jika hal ini bisa terjadi, niscaya bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang besar. Bangsa ini juga menjadi terpandang di mata bangsa yang lain. Bangsa ini akan menjadi bangsa yang luar biasa suatu hari nanti. Jadi sahabat, visi itulah yang akan membuat kita bisa meraih apapun yang kita inginkan. Jika anda mengerjakan segala sesuatu tanpa mempunyai visi, besar kemungkinan anda akan ‘capek’ di tengah perjalanan. Jika anda akan ‘lelah’ di tengah perjalanan, anda akan menjadi orang yang mudah putus asa dan mudah menyerah. Ketika anda mudah menyerah, anda tidak akan mendapatkan apapun yang anda inginkan.

Itulah pembahasan mengenai 5 TIPS untuk Mendapatkan Apapun yang Anda Inginkan. Semoga bermanfaat ya

6 KUALITAS Yang Di Miliki Orang Yang Sukses

Di kesempatan kali ini saya akan membahas lagi bicara soal ciri-ciri orang yang sukses ciri-ciri orang yang berhasil. Ternyata mereka itu punya satu kemiripan yaitu mereka punya KUALITAS. Oleh karena itu saya kali ini akan mengupas masalah 6 Kualitas Yang Di Miliki Orang Yang Sukses. Disini 6 kualitas itu apa saja,

  1. orang sukses itu selalu bersemangat

Mereka itu selalu passionate, passionate itu orang yang selalu bersemangat. Saya tidak pernah bertemu orang yang sukses itu pesimis, loyo,apatis, orang orang yang tidak percaya diri, Tidak ada. Orang sukses itu meskipun dia kena masalah kena problem tetapi selalu mempunyai respon positif. Kata kuncinya respon, mereka itu tidak pernah melihat sesuatu yang negatif itu sebagai suatu musibah dan bencana, tapi mereka menganggap itu sebagai suatu pembelajaran. Oleh sebab itu kita ambil satu contoh seperti Michael Jordan. Kali ini saya akan membahas tentang Michael Jordan itu dimana beliau itu awalnya Cuma seorang yang sangat ingin tampil di MBA. Dia tidur di lapangan basket, dia tidur di lapangan basket saking cintanya cita cita nya dia itu ingin menjadi pemain besar suatu hari nanti. Dia bahkan pernah dikeluarkan dari tim sekolahnya.

Dia juga pernah gagal dia pernah menangis terpuruk di malam hari tetapi seorang Jordan ini dia tidak pernah patah semangat. Dia selalu gigih dia bangkit berjuang. Itulah kualitas beliau, sehingga apa ?beliau tidak perlu ngejar sukses,sukses yang ngejar dia. Banyak orang yang mengeluh kenapa saya tidak kunjung sukses ? sekarang anda tanya pada diri sendiri do you have a this quality ? anda punya tidak kualitasnya ? if you dont have this quality, fogrt about success. Kalau anda tidak punya kualitas ini lupakan. Jadi itu nomor 1 bicara soal kualitas orang yang selalu bersemangat

  1. Orang sukses itu pantang menyerah

Saya ambil contoh seperti Thomas Alva Edision penemu Lampu. Thomas Alva Edision itu gagal 9.999 kali hampir 10.000 kali gagal. Seandainya Thomas Alva Edision itu berhenti di kegagalan ke 8000 tidak ada hari ini lampu di temukan seorang Thomas. Orangnya tidak pernah menyerah, kegagalan ke 8000-8001. Kita juga lihat penemu kentucky Fried Chicken yaitu Koloner Harland Sanders. Beliau mengalami kegagalan 1008 kali, ke 1009 kali resepnya diterima di kota kentucky dan akhirnya jadilah kentucky Fried chicken seperti hari ini.

Kita juga lihat kisahnya J.K Rowling yaitu dia pernah ditolak 12 publisher sebelum akhirnya di terima menjadi buku Harry Potter. J K Rowling seorang wanita yang pernah depresi putus asa tapi beliau tidak pernah menyerah. Kita juga lihat bintang film terkenal orang yang sangat gigih dan tangguh, beliau di tolak 1.544 kali. Anda lihat ini semua kisah orang suskes mereka tidak pernah menyerah pada penolakan yang pertama. Mereka juga tidak pernah menyerah di penolakan yang kesepuluh atau ke dua puluh. Mereka adalah orang yang terus gigih berjuang dan bertahan pada masa-masa yang sulit itulah ciri-ciri dan kualitas orang-orang yang sukses. Apakah anda punya ?

  1. Orang sukses selalu keluar dari zona nyaman mereka

Orang sukses selalu melakukan hal-hal yang dia tidak sukai. Banyak orang ‘pak saya gemuk pengen kurus’, saya tanya kamu sukanya apa ? ‘makan’. Kalau kamu inign kurus ya lalukan ya makannya harsu di atus. ‘ lho saya suka makan pak,’ lakukan hal yang tidak anda sukai. Saya tidak suka olahraga pak, olahragalah. Saya tidak suka makan sayur, makanlah. Saya sukanya makan daging sukanya ngemil, ya makanlah sayur. Makanlah hal hal yang tidak anda suka makanlah hal hal yang membuat anda sehat. Saya pernah mendengar sebuah kisah salah seorang juara dunia senam, saya lupa namanya.

Beliau itu mempunyai body yang sangat langsing body yang sangat bagus badan yang keren, anda tahu dia paling doyan makan ice cream. Tapi yang hebat ditanya selama 5 tahun ini anda tidak pernah makan ice cream ? YA. Dia paling doyan makan ice cream tapi dia sudah tidak pernah memakannya selama 5 tahun. Dia melakukan hal hal yang dia tidak sukai, itulah namanya selalu keluar dari zona nyaman. Banyak manusia kalau dia ingin sukses kualitas melawan rasa sakit dalam diri sendiri itu tidak punya. Akhirnya dia selalu melakukan hal hal yang dia sukai, dia selalu melakukan hal hal yang dia senangi, padahal belum tentu itu membangun dan itu kualitas yang harus anda miliki.

  1. Orang sukses selalu mempunyai target yang baru

Saya sendiri waktu usia 30 tahun saya sudah mencapai semua impian saya, apakah di usia saya 30 saya tidak punya impian baru saya tidak punya target baru ? wrong ! salah besar. Saya justru membuat 26 impian baru dan sekarang di usia saya yang ke 41 tahun 42 tahun dari 26 impian baru alias saya punya 52 impian. Saya sudah capai 20-21 nya. Nanti saya akan tulis, artinya apa ? saya sudah terbiasa membuat target yang baru, itu kisah saya pribadi.

Orang berhasil orang yang sukses dengan kualitas yang dia miliki tidak pernah puas dengan target yang sudah dia capai, dia akan terus memperbaiki diri dia akan terus meningkatkan kualitas diri dan dia tidak pernah menyerah dengan keadaan. Itulah kualitas yang harus anda miliki.

  1. Fokus

Bicara soal fokus saya kira saya tidak perlu membahas lagi, orang sukses mereka itu tidak pernah mencabang, mereka pasti mengerjakan 1 bidang dan konsisten. Kalau anda mencabang tidak ada kesuksesan dicapai dengan cara kerja fokus, tidak ada. Michael Jordan terkenal menjadi fenomenal karena dia legenda basket. Dia pernah hobinya golf, dia juga pernah bermain golf tetapi itu Cuma hobi. Tapi beliau tidak pernah bisa menjadi legenda golf. Karena apa ? karena bidangnya basket sekalipun anda suka berolahraga, michael jordan mungkin juga bisa olahraga yang lain sepakbola mungkin, tennis mungkin, tetapi dia terkenal di bidang basket. Dia menjadi legenda di bidang basket.

Kalau anda ingin menjadi legenda di bidang anda anda harus menjadi yang terbaik di bidang anda maka lakukan dengan fokus. Saya hari ini tidak pernah menemukan orang orang yang menjadi sangat terbaik, kalau orang terbaik rata rata banyak. Kalau saya tanya hari ini apakah anda kenal dengan seorang pemain basket yang bernama Mr.X contohnya, anda mungkin mengatakan tidak kenal. Banyak banget Mr.X yang jadi pemain basket, dia memang cukup sukses tetapi dia tidak pernah menyamai rekornya Michaell Jordan sampai masuk ke Hall Of Tim, orang-orang terkenal orang-orang besar di dunia basket. Sama kalau anda ingin sukses di bidang anda anda harus fokus.

Jangan baru mengerjakan satu hal 1 tahun tidak ada hasil menyerah pindah bidang yang lain, 2 tahun menyerah pindah bidang yang lain, 5 tahun menyerah pindah bidang yang lain. Pertanyaannya : pak sampai kapan saya harus bertahan kalau tidak ada hasilnya ? yang tahu jawabannya anda sendiri. Anda harus cari mentor orang orang yang terbaik di bidangnya. Tentu anda harus menyesuaikan jaman. Tetapi ada bidang bidang yang tidak akan tergerus oleh jaman, contohnya seperti olahraga mungkin. Contohnya juga di dalam dunia bisnis, kalau anda ingin terbaik di bidang anda maka lakukanlah yang terbaik. Sesuaikan adaptasi dengan jaman.

  1. Terus belajar dan adaptasi

Anda harus terus belajar, tidak ada orang yang suskes itu tidak mau belajar. Tidak ada orang yang sukses itu ‘saya tahu segalanya’, tidak ada orang yang sukses merasa dia yang paling hebat. Ingat ketika anda hari ini menjadi yang paling hebat maka besok sudah ada orang yang akan lebih hebat dari anda. Ketika besok sudah ada yang lebih hebat, minggu sudah ada orang yang jauh lebih hebat dari anda. Ingat orang sukses itu selalu mereka belajar dari orang lain. Begitu juga kalau anda suatu hari menjadi sukses akan ada orang yang belajar dengan diri anda. Dan dia akan memperbaiki dia akan improvisasi kalau anda tidak terus adaptasi tidak terus belajar anda akan di salip oleh mereka. Itu lah kualitas yang harus anda miliki

Itulah pembahasan mengenai 6 KUALITAS Yang Di Miliki Orang Yang Sukses. Semoga bermanfaat ya

8 TANDA Mindset Anda sudah jauh lebih Meningkat

Kali ini saya akan membahas sebuah topik. Yaitu : “8 Pertanda Mindset Anda Sudah Jauh Lebih Berkembang”. Baik. Secara garis besar, sebetulnya kita bisa menelaah tentang mindset ini menjadi 2 bagian. Yang pertama adalah Fixed Mindset, atau cara berpikir yang statis/sama. Dan yang kedua adalah Growth Mindset. Growth Mindset adalah mindset yang sudah berkembang. Disini anda coba cek diri anda. Anda tergolong Fixed Mindset atau Growth Mindset?

Ciri yang pertama dari Fixed Mindset adalah : Menghindari Tantangan. Jadi ketika ada suatu tantangan yang baru, anda cenderung untuk menghindar. Ada suatu peluang baru, anda cenderung menutup diri. “Ah tidak mungkin. Saya tidak bisa”. Blablabla dan sebagainya. Itulah yang dimaksud Fixed Mindset. Orang seperti ini adalah orang yang sangat-sangat benci dengan perubahan. Bahkan mereka sangat tidak menyukai perubahan. Mereka senang dengan lingkungan mereka sekarang. Mereka suka dengan keadaan mereka sekarang, dan mereka sudah puas dengan keadaan mereka sekarang. Maka hidup mereka sebenarnya 5 sampai 10 tahun mulai dari sekarang tidak banyak perubahan.

Baik secara finansial maupun komunitas tidak banyak perubahan. Orang seperti itu yang dimaksud Fixed Mindset. Sedangkan ciri pertama dari Growth Mindset adalah orang yang menyukai tantangan. Jadi perbedaanya yang satu menghindari tantangan, yang satu lagi menyukai tantangan. Jadi anda tergolong yang mana?

 

Ciri kedua dari Fixed Mindset adalah : Tidak suka dengan perubahan. Yang ini tadi sudah saya bahas. Jadi apabila ada sedikit perubahan, dia sudah merasa jengkel. Dia tidak senang, menyalahkan keadaan, juga suka menyalahkan orang lain. Jadi kalau misalkan hari ini ada perubahan, maka dia akan merasa dirinya tersiksa. Dan ia cenderung suka marah-marah. Akhirnya ia cenderung menjadi stress. Orang seperti ini tidak bisa menerima perubahan.

Sedangkan Growth Mindset, orang yang mindsetnya sudah jauh berkembang adalah orang yang siap menerima perubahan. Jadi ketika menerima perubahan, maka dia akan siap dengan segala sesuatunya. Karena dia tahu, hanya perubahan inilah yang dapat membuat dirinya maju. Jadi tidak mungkin hari ini anda ingin berubah secara kondisi finansial kalau anda tidak melakukan perubahan, Itu tidak mungkin. Anda ingin gaji anda naik 5 kali lipat, 10 kali lipat. Namun kalau anda tidak melakukan perubahan, itu tidak mungkin terjadi.

Anda menginginkan rumah anda lebih besar 3 kali lipat sampai 5 kali lipat lebih besar dari rumah anda sekarang. Namun jika anda tidak melakukan perubahan, itu tidak mungkin terjadi. Anda yang biasanya cuma liburan ke luar kota, ingin liburan ke luar negeri. Tapi kalau anda tidak melakukan perubahan, itu tidak mungkin terjadi. Jadi anda harus siap menerima perubahan.

Ciri yang ketiga dari Fixed Mindset adalah selalu mencari alasan. Orang yang memiliki Fixed Mindset itu selalu mencari alasan. Jadi ketika diberi masalah, dia mencari alasan. Selalu mencari alasan. Selalu mencari alasan. Sedangkan ciri Growth Mindset yang ketiga adalah : # Selalu Mencari Solusi . Jadi ketika ada masalah, dia selalu mencari solusi. Solusi apa yang bisa saya berikan dan bisa memperbaiki masalah.

Dan yang keempat, ciri keempat dari Fixed Mindset adalah : Melihat Peluang Sebagai Masalah Jadi ketika ada opportunity, ada peluang, ada sesuatu yang datang, ia justru menganggap ini sebagai masalah. Sedangkan ciri Growth Mindset yang keempat adalah : # Melihat Masalah Sebagai Peluang Ia melihat saat ini sedang krisis. Ia menganggap ini sebagai peluang. Ketika sedang ada resesi, ia menganggapnya peluang. Anda perhatikan orang-orang yang sukses, mereka lahir dengan kondisi memiliki masalah. Di setiap resesi, pasti banyak bermunculan miliarder baru. Di saat ada masalah, pasti bermunculan banyak orang yang sukses dan berhasil. Itulah orang-orang yang melihat masalah sebagai sebuah peluang.

Dan yang kelima, ciri kelima dari Fixed Mindset adalah : Tidak Bisa Dikritik. Orang yang memiliki Fixed Mindset adalah orang yang anti kritikan. Jadi ketika ia dikritik, ia justru marah, jengkel dan stress. Akan tetapi ciri kelima dari orang yang memiliki Growth Mindset adalah : # Siap Belajar dan Siap Dievaluasi. Ketika ia menerima kritikan, ia bukannya marah. Tetapi ia justru diam dan mencoba mengevaluasi diri. ‘Apa ya masalahnya, dan saya mau belajar untuk maju’. Memang dikritik itu tidak enak. Namun terkadang jika cara penyampaiannya benar, dan itu tujuannya untuk kebaikan bersama, Orang-orang yang sukses atau memiliki Growth Mindset, mereka bisa menerima kritikan.

Dan ciri yang keenam dari Fixed Mindset adalah : Sangat Suka dengan “Comfort Zone”. Atau zona nyaman. Saya sudah pernah membahas ini di video-video saya sebelumnya. Sedangkan ciri keenam dari Growth Mindset adalah : Anti “Comfort Zone” Mereka anti comfort zone, atau siap untuk maju. Jadi mereka siap untuk meraih target yang lebih dibanding pencapaian tahun-tahun sebelumnya.

Kemudian ciri yang ketujuh dari Fixed Mindset adalah : Merasa Setiap Usaha yang Dilakukan Sia-Sia. “Saya sudah coba ini gagal. Saya sudah coba itu gagal. Bahkan saya sudah mengalaminya, saya sudah coba berkali-kali. Saya merasa capek gagal terus”. Ia merasa setiap usahanya sia-sia, sehingga mentalnya menjadi mental mudah menyerah. Sedangkan ciri ketujuh dari orang yang memiliki Growth Mindset adalah : Orang yang memiliki Growth Mindset justru merasa bahwa kegagalan adalah pembelajaran.

Ia merasa bahwa tidak ada usahanya yang sia-sia. Tapi dari setiap usahanya, pasti ada pembelajaran yang dia peroleh untuk maju menuju masa depannya. Jadi cara anda menggunakan mindset ini bisa anda lihat dari sudut pandang tersebut. Jadi anda bisa cek anda memiliki mindset yang mana.

Dan yang terkahir, ciri yang kedelapan dari Fixed Mindset adalah : Belajar Selesai Setelah Lulus dari Sekolah. “Yeah, akhirnya saya sudah sarjana. Saya sudah tamat dari universitas, saya tamat sekolah, saya sudah selesai belajar”. ini keliru. Inilah orang dengan Fixed Mindset. Dan juga mindset orang rata-rata. Tetapi orang yang memiliki Growth Mindset, orang yang mindsetnya bertumbuh, justru menganggap sekolah yang sebenarnya adalah bukan saat dia sekolah. Sekolah yang sebenarnya adalah setelah tamat dari bangku sekolah.

Itulah yang namanya sekolah kehidupan. The university of live. The real school in live. Jadi, sekolah yang sebenarnya adalah kehidupan. Anda menemukan pelajaran yang sebenarnya. Di dalam kehidupan anda puluhan tahun ke depan. Bukan waktu anda masih TK,SD, SMP. Bukan seperti itu. Semoga delapan pertanda ini bisa mengevaluasi anda. Kira-kira mindset anda itu jenis mindset yang mana, apakah anda masih Fixed Mindset, ataukah anda sudah memiliki Growth Mindset, atau mindset yang bertumbuh dan berkembang? Semoga anda menjadi orang-orang yang memiliki Growth Mindset.

Itulah pembahasan mengenai 8 TANDA Mindset Anda sudah jauh lebih Menignkat. Semoga bermanfaat ya

NIKAH apa MEMBANGUN KARIR terlebih dahulu?

Sahabat dimanapun anda berada, senang sekali pada kesempatan kali ini saya bisa membagikan tips yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan dunia entrepreneurship, tetapi ternyata dia juga sangat berkorelasi atau berhubungan dengan kesuksesan di dalam karir anda. Jadi topik pada kali ini yaitu bercerita tentang apakah sebaiknya menikah dulu atau membangun karir terlebih dahulu? Jadi banyak pertanyaan dari kalangan eksekutif muda ataupun para remaja atau usia muda yang mereka sudah mulai memiliki karir, tapi mereka itu galau khususnya itu kalau ditanya masalah pernikahan.

Saya memiliki banyak pengalaman khususnya bagaimana pasangan muda yang ingin menjalani kehidupan pernikahan tetapi tanpa kehilangan karirnya? dan pada kesempatan kali ini saya akan bercerita tentang mengapa kok orang awalnya itu takut menikah? Biasanya ada beberapa alasan-alasan klasik kalau ditanya pria ataupun wanita mereka takut menikah itu karena banyak yang berkata saya masih terlalu muda. Atau saya ini masih belum siap. Atau saya ini takut kehilangan kebebasan. Ini juga biasanya dihinggapi dilema oleh pasangan-pasangan muda. Ataupun saya khawatir tidak bisa lagi berteman secara bebas dengan lawan jenis karena takut pasangan saya cemburu dan sebagainya. Atau nanti takut tidak bisa lagi memiliki kebebasan kemanapun karena pernikahan itu sama dengan keterikatan. pernikahan itu sama dengan kehilangan kebebasan, dan lain sebagainya.

Banyak sekali pasangan muda yang mengalami ketakutan-ketakutan seperti itu. Saya juga memiliki perasaan yang sama dulunya. Tetapi saya Cuma mau berbagi satu tips singkat dari pengalaman hidup saya. Mungkin saat ini anda sedang berpacaran atau anda memiliki pasangan yang saat ini sedang bersama-sama dengan anda. Entah itu sejauh mana hubungan pacaran anda, itu semua dikembalikan kepada diri anda. Tetapi saya Cuma mau berbagi satu tips, bahwa sebetulnya kalau ingin memiliki karir yang baik, anda harus memiliki pasangan yang mendukung. Ini tips dari saya. Karena tanpa pasangan yang mendukung, tidak mungkin karir anda itu bisa sempurna menurut saya.

Karena, untuk apa anda punya karir yang mulus tapi suatu hari anda tidak punya keluarga yang baik? untuk apa anda punya karir yang sukses tapi anda mau menikmatinya bersama siapa?apakah anda cuma mau menikmatinya seorang diri? Ataukah anda mau menikmatinya dengan orang-orang yang anda cintai? Jadi ini tolong anda renungkan dan anda pikirkan. Saya ingin berbagi sebuah tips bahwa apakah sebaiknya menikah dulu, atau membangun karir terlebih dahulu? Banyak orang juga berpikir, “oh, sebaiknya menikah dulu”. Karena dengan kita menikah, otomatis nanti karirnya terbangun.

Saya sering mendengarkan kata-kata seperti ini. Sebaiknya menikah dulu. yang penting punya keluarga dulu. yg penting punya pasangan dulu. Supaya suatu saat nanti pasti jalannya dan karirnya akan terbentuk dengan sendirinya. Tidak salah sih kata-kata seperti ini. Tetapi anda harus tahu satu kalimat bahwa segala sesuatu itu harus dipersiapkan. Jangan melakukan segala sesuatu itu tanpa persiapan. Saya percaya, segala sesuatu itu kalau dipersiapkan itu hasilnya akan jauh lebih baik dibandingkan tanpa persiapan.

Sebagai contoh kalau hari ini anda mau ujian. UNAS contohnya. Anda ujian tanpa belajar, tanpa persiapan hasilnya pasti tidak lebih baik daripada kalau anda mempersiapkan dengan baik. Begitu juga dengan kalau anda ke luar kota. Jauh lebih baik kalau anda mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang, dibandingkan anda pergi tanpa persiapan. Nanti setelah sampai di luar kota anda baru bingung. Ketinggalan ini, ketinggalan itu, kurang ini kurang itu dan sebagainya. Begitu juga dengan dunia pernikahan.

Saya percaya kalau pernikahan itu tanpa persiapan, hasilnya itu pasti jauh lebih berantakan, dibandingkan dengan mereka yang punya persiapan. Sebagai contoh, saya disini melihat di detik.com, di tahun 2010 ada satu kasus yang cukup mencengangkan, yaitu banyak pasangan-pasangan pernikahan yang dari tahun 2005 sampai tahun 2010 kasus perceraian itu meningkat 10% setiap tahunnya. Wow, ini angka yang cukup tragis menurut saya. Karena di Mahkamah Agung atau bagian Pengadilan Tinggi di tahun 2010 saja itu tercatat 285.184 kasus perceraian. Bisa anda bayangkan? Ini angka ratusan ribu di Indonesia.

Ini angka yang sangat besar. Bisa anda bayangkan kalau di Indonesia ini ada 250 juta penduduk. Hampir pasangan 0,1% itu mengalami kasus perceraian. Seandainya usia dewasa saja kita bagi jadi dua, 100 juta lebih penduduk, kemudian dibagi dua lagi pria dan wanita, bisa kita bayangkan angka ini cukup tragis. Itu belum terhitung mereka yang sudah menjanda atau menduda atau mereka yang masih belum menikah. Berarti angka ini angka yang cukup tinggi. Dan ternyata dicari penyebabnya, tiga penyebab terbesar yang pertama adalah mereka tidak harmonis satu sama lain. Mereka sudah tidak menemukan kecocokan. Yang kedua, mereka salah satu pasangan tidak bertanggung jawab dengan kehidupan pernikahan mereka. Yang ketiga adalah masalah perekonomian. Yang saya mau bahas disini adalah kesimpulan saya dari tiga ini hampir sebagian besar dari penyebab ini adalah karena pernikahan mereka tidak dipersiapkan dengan baik.

Oleh sebab itu sahabat entrepreneur, saya percaya hari ini apakah sebaiknya menikah dulu atau karir dulu? Saya mempunyai satu jawaban yang paling bijak, karena membangun karir juga penting, menikah juga penting. Saya punya satu jawaban yang cukup bijak yaitu satu titik temunya yaitu apakah kalau anda hari ini mau menikah, apakah anda sudah siap atau tidak? Jawabannya disitu. Tentu angka siap atau tidak itu angka yang relatif. Apakah usia 20, usia 25, usia 30 usia 40. Karena banyak pasangan juga usia 40 belum siap juga. Usia 50 pun masih belum siap. Tapi ada orang yang berkata usia 20 sudah siap. Kata siap ini relatif.

Tetapi saya mau kasih satu tips, jangan menikah karena 4 alasan ini. Yang pertama, jangan menikah karena terdesak. Apakah anda didesak oleh pasangan, anda didesak oleh pihak keluarga, jangan. Karena pernikahan itu tidak boleh ada unsur desakan. Pernikahan itu harus dengan ketenangan, dengan bijak kita mempersiapkan pernikahan. Karena saya menganut satu prinsip, menikah itu cukup satu kali. Saya tidak menganut prinsip menikah boleh berkali-kali. Dan yang kedua menikah itu jangan ada tekanan. Tekanan dari pihak manapun. Karena mungkin menikah karena unsur melakukan suatu kesalahan, atau karena desakan ekonomi, atau desakan alasan apapun.

Itu yang menjadikan pernikahan itu penuh dengan tekanan. Yang ketiga, menikah itu jangan karena ada faktor emosional. Emosi. Karena saya itu sudah lihat teman-teman saya menikah, saya ingin menikah. Lihat saudara saya menikah, saya ingin menikah. Karena lihat usia saya ingin menikah. Itu faktor emosi. Itu tidak baik. Atau menikah karena saya sakit hati. Saya melihat teman-teman saya ini mengolok-olok saya jomblo sejati. Oke, saya buktikan suatu hari saya akan menikah. Itu juga tidak baik. Itu karena faktor emosi. Dan yang keempat, sekali lagi yang tadi saya sudah katakan di depan, tanpa persiapan. Saya pribadi menikah usia 30. Saya menikah tanpa biaya orang tua. Saya dengan istri ketika saya menikah, saya sudah mempersiapkan rumah pribadi, bukan warisan dari orang tua.

Saya waktu menikah pesta pernikahan saya, saya siapkan semua pakai uang pribadi, bukan dari orang tua. Bukan karena orang tua tidak mampu, tapi karena kami ingin membangun keluarga kami sendiri. Saya bersama istri. Dan saya ingin bertanya pada anda, berapa banyak pasangan muda yang mau menikah mempersiapkan hal seperti saya? Minimal kisah hidup saya ini bisa menjadi inspirasi bagi anda. Dan di dalam buku Badai Pasti Berlalu yang saya tulis di halaman 144, saya menulis impian saya yang ke 26 adalah saya menikahi wanita yang saya cintai. Dan waktu saya menikahi wanita yang saya cintai, saya harus memastikan bahwa saya hari ini menikahi anak orang, saya harus memastikan bahwa saya bisa menafkahinya lahir dan batin.

Itulah kisah hidup pernikahan saya. Jadi waktu saya menikah, semua pesta saya persiapkan sendiri. Rumah sudah saya persiapkan bukan dari orang tua. Dari kerja keras saya pribadi. Dan yang ketiga adalah semua biaya bulan madu saya bersama istri itu saya biayai semuanya sendiri. Dan itu sangat nikmat sekali. Tentu kepuasannya sangat berbeda apabila kita menikah didanai oleh orang tua. Karena bagi saya keluarga yang saya bangun bersama istri saya adalah keluarga saya pribadi. Tidak boleh ada desakan atau tekanan dari pihak manapun. Tentu anda semua tidak harus seperti saya.

Tetapi saya mau kasih satu tips, ingat pernikahan atau karir jawabannya cuma satu. Apakah anda sudah siap atau tidak ? Jangan menikah karena tidak siap, dan juga jangan tunggu semuanya siap baru anda mau menikah. Jadi tips dari saya bangun karir bagus, tapi kalau anda sudah siap, siaplah untuk menikah. Cari pasangan yang cocok, bukan pasangan yang seperti bagaimana. Yang tepat untuk anda, dan tentunya pasangan yang siap mendukung karir anda. Jadi tips saya pada kali ini bagi anda yang sekarang adalah pasangan muda atau masih jomblo semoga anda dipertemukan dengan pasangan yang baik, pasangan yang cocok. Bagi anda yang sekarang berpacaran, sedang membangun pondasi untuk pernikahan keluarga saya doakan semoga karir anda semakin maju dan pernikahan anda juga bisa berlangsung dengan baik.

Dan bagi anda yang sekarang sedang bimbang, apakah anda mau menikah atau karir dulu, jangan khawatir. Semoga anda menemukan solusi yang terbaik untuk jawaban anda semua. Sukses untuk anda, semoga anda bisa menjalani pernikahan dengan baik dan tentunya karir yang sukses pula.

Itulah pembahasan mengenai NIKAH apa MEMBANGUN KARIR terlebih dahulu? Semoga bermanfaat ya