4 GEJALA Bahwa Hidup Anda Akan Sengsara

Di kesempatan kali ini saya akan membahas tentang pertanda lagi, jadi bicara soal pertanda itu kalau kita bisa menguasai kita bisa mengetahui maka kita akan sedikit banyak tidak akan mengalami sebuah masalah dalam hidup kita. Kalau kita bisa mengingat dan kita bisa menyadarinya itu sudah menjadi pentanda baik bagi kita untuk kita hidup lebih maju ke depan. Jadi topik saya kali ini adalah 4 Pertanda Bahwa Hidup Anda Akan Selamanya Sengsara. Jadi sebetulnya kenapa saya bisa bicara anda akan selamanya sengsara karena saya tidak menutup kemungkinan saya juga melihat selama 20 tahun pengalaman saya di bidang pengembangan diri.

Saya juga melihat ada satu orang yang benar benar sulit berubah, ada 1 orang yang benar benar sudah di beri tahu sudah ikut training sudah ikut seminar sudah di beri tahu tetapi tetap ngeyel. Tetap tidak ada perubahan selalu ada saja jawaban pembenaran bagi dirinya. Oleh sebab itu saya boleh simpulkan ada 4 ciri atau 4 pertanda orang-orang yang tipenya seperti ini, Semoga anda bukan salah satunya.

  1. Orang yang suka mengeluh

Ketika dia diberikan motivasi dia merasa saya tidak bisa, saya tidak mampu. Ketika anda diberikan video ini sama teman teman anda teman teman anda ada saja alasan untuk mengatakan bahwa ini tidak cocok untuk saya. Saya punya cara berfikir saya sendiri ketika di nasehati dia bilang selalu belum di mulai dia selalu bilang tidak bisa, saya tidak mampu. Kemudian baru mau bekerja dia bilang saya sudah tua, belum bekerja saya tidak mampu, intinya dia tipikal orang yang menurut saya secara mindset itu sudah bermasalah Orang yang seperti ini adalah tipe orang yang selamanya akan sengsara.

Karena apa ? karena orang orang seperti ini adalah orang-orang yang sudah tidak mau belajar, tidak mau di nasehati tapi bisanya Cuma mengeluh. Diberikan penghasilan berapa pun oleh orang tuanya selalu merasa kurang. Tipe tipe manusia seperti ini adalah sangat sulit unutk bersyukur. Tipe manusia seperti ini adalah tipe tipe orang orang yang menrut saya dia hidup di dunianya sendiri. Itu tipe yang pertama pertanda yang pertama semoga anda bukan tipe orang yang seperti ini

  1. Anda selalu melihat masalah dalam setiap situasi

Jadi contoh ketika ada seseorang sedang berjuang temannya sedang berjuang untuk meraih karir yang lebih sukses, anda selalu menjadi tipe yang selalu membully. Bukannya tipe yang memberikan semangat tapi selalu melihat anda malah menertawakan teman teman anda. Padahal teman anda itu berjuang, teman anda itu mau berjuang untuk hidupnya lebih baik. Teman anda itu sedang berusaha untuk meraih sebuah kehidupan yang lebih berprestasi, dia sedang mengejar omset tapi anda malah menertawakan

Anda tipe orang yang malah membully, justru bukan memberikan semangat. Padahal dia tidak minta duit lo ? dia tidak minta duit sama orang tuanya, terus kemudian justru anda malah melihat masalah. Ketika ada orang berhasil mencapai juara di bidangnya, bukannya memberikan selamat tetapi anda justru sebaliknya. Anda mengatakan “dia kebetulan, orang seperti ini bisa berhasil itu karena ada dewi fortuna”.

Anda selalu mengatakan bahwa selalu melihat masalah, anda bukannya memuji, bukannya memberikan sebuah apresiasi, malah justru anda melihat masalah. Ketika teman anda juara di kelas contohnya, dan bilang “ kebetulan dia IQ nya tinggi , saya IQ tidak setinggi dia”, tidak pernah mau berusaha untuk belajar kenapa orang bisa sukses. Tapi justru anda sebaliknya, anda menjadi orang yang antipasti, anda selalu berusaha menjadi antagonisnya bukan protagonisnya. Antagonis itu kalau sebuha film musuhnya , anda tidak pernah setuju. Itu tipe pertanda yang kedua anda akan selamanya sengsara, kenapa saya katakan sengsara ? karena anda tidak merasa bahagia. Anda merasa melihat orang lain bahagia atau sukses itu anda malah menderita anda malah sengsara anda selalu mengeluh. Itu pertanda yang kedua.

  1. Anda tidak mau di salahkan

Ketika anda diberikan sebuah tanggung jawab dan tanggung jawab itu tidak selesai maka selalu melempar tanggung jawab itu pada orang lain. Anda menyalahkan kakak, menyalahkan adik, menyalahkan saudara, menyalahkan teman, menyalahkan karyawan, menyalahkan atasan, menyalahkan customer, menyalahkan pelanggan. Hanya ada satu orang yang tidak mau disalahkan yaitu YOU (ANDA SENDIRI) Anda adalah manusia yang paling sulit di salahkan.

Bahkan anda membaca artikel ini pun anda pun tidak mau kalau di tegur anda pun merasa saya sok tahu. Bahkan anda turut menyalahkan saya, jangan jangan anda merasa saya ini sok tahu, tidak tahu masalah saya tapi sok tahu. Anda tipe manusia yang seperti ini. Ketika anda di berikan sebuah nasehat positif anda justru malah mempunyai ribuan penolakan di dalam otak dan mindset anda

Dan anda mengatakan you tidak ngerti ! you tidak paham masalah saya, you tidak paham diri saya, anda tidak kenal latar belakang saya. Itulah anda tipe manusia yang seperti itu sangat sulit mau di salahkan Bukannya berterimakasih bukannya siap untuk berbenah tapi malah sebaliknya Justru anda malah menjadi orang yang “I DONT CARE(SAYA TIDAK PEDULI)”. What for ? anda tidak tahu problem hidup saya, ini adalah orang yang sengsara banget

Ini orang mungkin hidupnya Cuma seorang diri berkucil dia kamar setiap hari temannya mungkin Cuma game, tidak punya teman. Dia tidap punya dunia yang lain dunianya Cuma dirinya sendiri. anda akan sengsara karena apa ? anda harusnya bersosialisasi sama orang harusnya bertemu sama orang anda harusnya bisa berinteraksi dengan orang lain, tapi anda malah mengucilkan diri sendiri. Tolong kalau anda mau hidupnya jadi lebih baik ini pertanda pertanda seperti itu, anda sulit disalahkan. BELAJARLAH UNTUK MENERIMA KESALAHAN KETIKA ANDA DISALAHKAN BELAJAR UNTUK MEREDAM EGO ANDA. Redamlah ego anda, ketika anda di kritik anda diberikan masukan bukan Cuma 1 orang tapi banyak orang bahkan puluhan orang memberikan anda masukan itu berarti ada yang salah dengan diri anda. Ketika anda punya masalah seperti itu berbenahlah dalam diri anda dan introspeksi diri anda. Dengan demikian pasti ada yang something wrong dengan diri anda.

  1. Pribadi yang tipe penuntut

Anda itu bisanya Cuma menuntut, bukannya memberikan kontribusi tapi menuntut. Kerjanya satu nuntutnya lima kerjanya 8 jam teman temannya juga kerja 8 jam tapi mintaknya gaji lebih. Omzetnya sekian tapi nuntutnya lebih, dan setelah diberikan haknya bukannya malah bersyukur bukannya malah terima kasih tapi justru malah sebaliknya ya ini sudah hak saya. Ini kompensasi yang pantas, dan ketika anda di berikan reward lebih bukannya malah terima kasih dan anda malah tipe cenderung yang ‘saya harusnya layak dapat lebih’. Manusia yang seperti ini itu manusia yang menyebalkan.

Anda sadar tidak kalau anda menyebalkan ? kalau anda menjadi orang yang menyebalkan saya punya satu saran sebaiknya anda hidup seorang diri di hutan belantara. Karena anda berteman saja bukan sesama manusia karena tidak ada manusia yang suka dengan manusia yang menyebalkan. Jangan jangan anda yang membaca artikel ini anda merasa tersinggung? Anda mengatakan ‘ah sok tahu lu’. Sahabat, sebagai orang yang ingin menjadi pengusaha yang sukses menjadi manusia yang berhasil atau menjadi mahasiswa yang berprestasi atau menjadi karyawan yang berhasil di kantor anda jangan jadi tipe penuntut.

 

Sering kali banyak orang berkorban tapi dia malah menjadi manusia yang “saya percaya suatu hari tidak ada pengorbanan yang sia-sia, karena apa yang anda tabur itu yang anda tuai”. Kalau anda tanam nanas ya anda akan menuai nanas, kalau anda menabur kebaikan anda akan menuai suatu hari sebuah penghargaan yang luar biasa. Kalau anda menabur tuntutan tuntutan dan tidak pernah ada puas dan rasa syukur jangan kaget anda sedang menabur permusuhan.

Dan akhirnya suatu hari anda akan di kucilkan, dan anda akan menjadi manusia yang sangat menderita sekali sangat sengsara sekali seumur hidup. Tipe manusia seperti ini saya sarankan sebaiknya anda menjadi orang/pribadi yang lebih baik. Jadi sahabat, tidak ada maksud sedikit pun saya untuk membuat artikel ini untuk mengkritik siapa pun. Saya bicara ini dari segi general atau umum dan ini ditujukan kepada siapa pun yang mungkin sedikit punya pertanda pertanda seperti ini. Semoga pertanda pertanda ini kalau anda sadari, dan anda tidak mau hidup sengsara selamanya atau menderita selamanya

Itulah pembahasan mengenai 4 GEJALA Bahwa Hidup Anda Akan Sengsara. Semoga bermanfaat ya

4 KEBIASAAN BURUK yang Harus Anda Perbaiki Sekarang

Apakah anda punya kebiasaan buruk? Anda punya bad habit yang susah anda tinggalkan? Anda kecanduan hal-hal yang negatif? Semoga artikel ini bisa ‘menggedor’ cara berpikir anda. Topik saya kali ini adalah : “4 Kebiasaan Buruk yang Harus Anda Perbaiki Sekarang”. Tentunya sadar atau tidak sadar, diri kita itu pasti mempunyai kebiasaan buruk. Tetapi celakanya, kalau kita tidak mau mengakui bahwa kita punya kebiasaan buruk, itu yang fatal. Tetapi jika kita punya kebiasaan buruk, it’s OK. Namanya juga kita ingin maju. Ya harus belajar dan berbenah. Empat kebiasaan buruk berikut ini sebetulnya bisa membuat kita maju. Tetapi, jika anda mau memperbaiki. Jika anda tidak mau memperbaiki, anda membaca artikel ini berkali-kalipun, anda tidak akan menemukan jawaban apa-apa.

Kebiasaan buruk pertama yang harus anda tinggalkan dan perbaiki sekarang adalah satu : anda tidak sabar. Belajarlah untuk sabar. Tidak ada sesuatu yang instan. Tentu setiap orang itu memiliki kebiasaan buruk. Kebiasaan buruk itu wajar. Masalahnya, apakah kita mau meninggalkan kebiasaan buruk tersebut? Ada juga orang yang berkata bahwa, “Pak, saya ingin meninggalkan kebiasaan buruk saya. Tetapi saya tidak bisa.” Saya beritahu anda satu hal. Tidak ada yang tidak bisa. Anda hanya perlu konsisten untuk mencobanya. Ada empat kebiasaan buruk.

Kebiasaan buruk yang pertama yang harus anda perbaiki adalah ‘tidak sabar’. Saya mau memberikan sebuah contoh untuk anda memahami materi ini. Ada seorang anak yang bertanya pada ibunya. “Ibu, mengapa pohon ini tinggi?”. Dan Ibu itu menjawab, “Dikarenakan pohon ini sudah hidup selama bertahun-tahun lamanya. Dia punya akar yang kuat, dan batangnya bisa tinggi. Setiap hari bertumbuh, sampai pohon itu menjadi besar”. Seperti yang anda lihat, di belakang ini banyak pohon. Lalu anak kecil itu memberi pertanyaan kedua, “Bu, mengapa rumput pendek? Mengapa dia tidak bisa setinggi pohon itu?”. Karena logikanya masih seperti anak kecil, tentu dia tidak sabar, seperti anak kecil pada umumnya. Dia berharap bahwa rumput itu bisa tumbuh secepat pohon ini.

Namanya anak kecil, dia berpikir bahwa dengan dia memberi karbit, yaitu memaksa rumput-rumputan itu tumbuh sebelum waktunya, akhirnya anak kecil itu dengan polosnya mencabut rumput itu. Ibunya bertanya, “mengapa kamu mencabut rumput yang masih kecil itu?” “Saya bantu dia bertumbuh bu, supaya tumbuh secepat pohon itu”. Banyak hal seperti ini yang terjadi di lingkungan kita. Mereka seringkali beranggapan dengan membantu proses bertumbuhnya sebuah pohon, dengan cara membantu bertumbuh itu mempercepat. Tetapi apa yang terjadi? Justru akarnya tercabut dari tanah, dan akhirnya pohon itu mati.

Sahabat, demikian juga dalam sebuah usaha dan kehidupan. Seringkali, kita ini tidak sabar. Semuanya ingin instan. Segalanya instan. Income instan. Sukses instan. Hubungan harmonis dibangun instan. Tidak bisa. Tidak ada yang instan di muka bumi ini. Semua itu ada harga yang harus dibayar. Anda harus sabar. Jadi, itulah kebiasaan buruk yang pertama.

Yang kedua, anda tidak mau mendengar. Jadi begini.. Kebiasaan buruk itu seringkali membuat anda merasa paling pintar dan paling hebat. Anda tidak mau lagi mendengar masukan, kritikan dan sebagainya. Saya tahu bahwa mendengar itu adalah sesuatu yang tidak mudah. Terutama mendengar dari orang terdekat. Mendengar dari orang tua, mendengar dari guru, mendengar dari orang yang sudah akrab dengan anda, namun anda tidak mau dengar. Tapi lucunya, manusia lebih suka mendengar dari pihak ketiga. YouTube ini ‘kan pihak ketiga.

Kalau pihak ketiga, seringkali mau didengarkan. Tetapi anda tidak mau mendengarkan orang terdekat anda. Saya tahu. Tetapi sebetulnya, mendengar dari masukan orang-orang yang tepat itu jauh lebih penting daripada anda tidak mau mendengarkan sama sekali. Masih untung jika ada pihak ketiga yang mau menasehati anda. Tetapi kalau tidak ada yang mau menasehati anda, bagaimana anda hari ini mau mendengar? Tidak mungkin bisa. Jadi, anda harus belajar mendengar. Belajar merendahkan hati. Mengosongkan hati dan pikiran untuk bisa menerima sesuatu yang baru.

Anda jangan memiliki sikap ‘saya penuh’. I know everyting. Saya tahu segalanya. Sahabat entrepreneur, saya pun masih belajar. Sampai hari ini, saya tidak pernah berhenti belajar. Karena pembelajaran adalah proses seumur hidup. Jangan merasa diri anda paling pintar dan paling jago. Sehingga anda tidak mau mendengar.

Nasehat yang ketiga, kebiasaan buruk ketiga yang harus anda perbaiki adalah anda kurang beristirahat. Jadi, ini merupakan kebiasaan buruk. Manusia itu dalam satu hari, idealnya tidur itu 8 jam. Jadi, anda jangan melanggar siklus hukum alam. Jika anda tidur kurang dari 8 jam, maka energi anda akan kurang baik. Serta badan anda kurang fit. Kalau hanya sehari/2 hari, it’s OK. Tetapi jika dalam jangka lama, itu bahaya. “Loh pak, saya dalam satu hari hanya tidur 4-5 jam saja cukup. Saya segar”. Menurut saya, anda kurang normal. Orang yang normal, dalam sehari harus tidur selama 8 jam.

Anda lihat di research medis kesehatan manapun, idealnya manusia tidur selama 8 jam. “Loh pak, kalau orang tua ‘kan siklus tidur malamnya singkat”. Betul. Mungkin 6 jam cukup. Tetapi dia tidur siang. Ujung-ujungnya 8 jam juga. adi, 8 jam adalah waktu tidur yang paling ideal. Meskipun dicicil 2 kali, 6 plus 2, tetapi ujung-ujungnya tetap 8 jam. Yang jadi masalah adalah jika anda tidak bisa tidur. Itulah yang menjadi problem. Anda mengalami insomia. Itu yang menjadi masalah. Dan itu adalah kebiasaan buruk. Itu sebabnya tidak sedikit orang yang harus ketergantungan obat tidur. Banyak orang yang harus ketergantungan dengan obat penenang agar ia bisa tidur. Saya tidak menyarankan. Jika ada alternatif selain obat tidur atau obat penenang, cobalah. Mungkin anda bisa bermeditasi. Atau menurut agama dan keyakinan anda, bagaimana sih caranya agar bisa menenangkan hati dan pikiran? Yang terpenting, anda bisa beristirahat.

Dan yang keempat, yang terakhir. Kebiasaan buruk yang harus anda tinggalkan adalah tidak berpikir jangka panjang, tetapi selalu berpikir jangka pendek. Saya bisa untung berapa dalam jangka pendek? Hari ini saya bisa dapat margin berapa? Hari ini saya bisa ‘nyikat’ apa? Tidak bisa. Jika ada banyak orang yang berpikir jangka pendek, maka jadinya seperti perampok. Jambret di pinggir jalan, ambil, menikmati keuntungan sesaat. Padahal, menjambret itu ‘kan resikonya tinggi. Kalau tertangkap, babak belur. Dihajar massa, mati. Ya ‘kan? Daripada menjambret, carilah pekerjaan. Karena banyak orang yang berpikir jangka pendek.

Sama. Banyak orang yang mempunyai usaha, tetapi berpikirnya jangka pendek terus. Saya bisa ambil apa, saya bisa untung berapa. Tidak bisa. Karena apa? Karena anda tidak memikirkan value. Kembali lagi ke kebiasaan buruk. Jadi, mental maling itu harus anda tinggalkan. Mental short term itu harus anda tinggalkan. That’s why di Indonesia itu banyak money game yang bertumbuh subur. Karena banyak orang yang mau untung cepat. Uang cepat. Kaya cepat. Semuanya ingin cepat. Sya beritahu, tidak ada yang cepat. Anda tidak percaya? Silahkan.

Anda tidak sabar. Anda maunya semuanya cepat. Tidak ada. Ketika saya membangun usaha, apakah di tahun-tahun awal saya tidak mengalami masalah? Pasti ada. Apakah saya sukses di usaha saya? Ya. Di tahun-tahun awal, saya membutuhkan 3 sampai 5 tahun sehingga akhirnya usaha saya berkembang dan berhasil. Dalam 20 tahun ini, saya selalu berinovasi dan berkembang, sehingga usaha saya terus bertambah besar sampai hari ini. Tetapi dalam proses bertambah besar, apakah saya bisa besar secara tiba-tiba? Tidak. Tetapi, saya selalu berpikir jangka panjang.

Apa value yang bisa saya berikan pada konsumen saya?  Apa value yang bisa saya berikan pada distributor saya? Dan apa value yang bisa saya berikan pada reseller saya? Apa value yang bisa saya berikan pada masa depan perusahaan saya? Think for value. Don’t think about profit only. Jika anda selalu memikirkan profit, profit dan profit. “Saya bisa untung apa?”. Tidak bisa. Usaha anda tidak akan berjalan dengan baik. Terkecuali jika dasar pemikiran anda memang sudah seperti itu. Sudah habis, ganti usaha yang lain. Habis, ganti usaha yang lain. Kalau saya sih tidak mau. Saya punya satu usaha, ya saya kembangkan. Saya bangun terus sampai besar.

Mengapa harus gonta-ganti usaha? Saya bukan tipikal orang seperti itu. Terkecuali jika anda memang tipikal orang seperti itu, maka tinggalkan artikel ini sekarang. Anda tidak perlu dan anda tidak cocok dengan artikel ini. Karena cara berpikir anda dengan saya tidak sama. Kalau saya, saya ingin selalu memberikan value untuk orang lain. Semoga kebiasaan buruk ini bisa anda tinggalkan.

Itulah pembahasan mengenai 4 KEBIASAAN BURUK yang Harus Anda Perbaiki Sekarang. Semoga bermanfaat ya

4 SENJATA Pengusaha yang Tidak Diketahui oleh Banyak Orang

Di kesempatan kali ini, saya akan membahas tentang rahasia pengusaha besar yang tidak pernah di’explore atau dibuka oleh mereka. Tetapi sebetulnya, para pengusaha besar itu memiliki rahasia-rahasia. Apakah anda ingin tahu rahasianya? Hari ini akan saya bongkar rahasianya. Apa sajakah itu? Check this out..!! Siapa bilang pengusaha gak punya rahasia? Pengusaha itu mempunyai rahasia yang tidak mau dibongkar. Hanya orang-orang yang pernah menjadi pengusaha, dari kecil sampai besar. Mereka pasti mempunyai rahasia-rahasianya. Dan rahasianya akan saya bongkar hari ini. Dan sekurang-kurangnya, ada 4 rahasia yang disimpan rapat-rapat oleh pengusaha besar.

Rahasia yang pertama yaitu semua pengusaha itu mempunyai masalah. Tidak ada pengusaha yang tidak punya masalah. Anda jangan melihat bahwa pengusaha itu enak, hidupnya mewah, hidupnya keren. Itu yang terlihat. Yang tidak terlihat itu sebenarnya justru sebetulnya banyak masalah. Tetapi mereka hanya tidak pernah menceritakannya saja. Mereka tidak pernah mau explore. Mereka tidak mau mengeksploitasi. Dan mereka tidak mau menularkan masalah mereka di pekerjaan mereka, di kantor mereka, karyawan mereka, atau ke supplier mereka. Tidak. Tetapi mereka tetap mempunyai masalah.

Meskipun sebetulnya yang membedakan mereka adalah mereka memilih untuk tidak membongkar atau menumpahkan masalah mereka kepada publik. Apalagi ditulis di social media. Tidak. Mereka terlihat selalu tertawa, senang-senang, happy-happy. Actually, di kantor mereka itu stress. Mereka itu sedang menghadapi problem. Tetapi mereka tetap happy. Dibawa santai aja. Dan seolah-olah terlihat seperti tidak ada apa-apa. Padahal, mereka itu mempunyai masalah.

Jadi perbedaannya dengan orang rata-rata adalah ketika ada masalah sedikit, mereka menumpahkan, menceritakan, mengeksploitasi semua masalah mereka di socmed. Seolah-olah agar mereka itu mendapatkan perhatian. Mereka mendapatkan kasih sayang dari teman-teman. Dikuatkan. Seperti itu. Jadi seperti ada efek dopamine. Padahal, para pengusaha itu sama dengan anda. Mereka juga mempunyai masalah. Tetapi, mereka tidak selemah anda. Mereka memilih untuk tidak mengeksploitasi rahasia mereka di publik. Jelas ya.. Itu rahasia yang pertama. Dan mereka terus melangkah. Mereka tidak mau mundur. Jika ada masalah, review, evaluasi, konsultasi, melangkah maju lagi. Itu yang pertama.

Yang kedua, ada beberapa orang yang tidak sependapat dengan anda. Ini adalah rahasia yang kedua. Siapa bilang pengusaha itu pasti temannya sependapat? Rekanannya sependapat? Tidak. Supplier’nya sependapat? Tidak. Mitra kerjanya sependapat? Tidak. Partnernya sependapat? Tidak. Karyawannya sependapat? Apalagi.. Tidak. Karaywan itu menuntut naik gaji terus. Pastinya tidak sependapat. Dan pasti ada perbedaan. Itu adalah rahasia yang kedua.

Jika anda merasa semua pekerjaan anda mulus dan sebagainya, berarti menurut saya bisnis anda belum besar. Tetapi di balik bisnis yang besar itu pasti ada orang-orang yang tidak sependapat dengan mereka. Tetapi, mereka punya prinsip. Bedanya adalah kita tidak mungkin bisa menyenangkan semua orang. Saya ulangi, kita tidak bisa menyenangkan semua orang. Tidak bisa. Pelawak yang paling lucu saja ada orang yang tidak tertawa. Penyanyi dengan suara paling merdu saja masih ada orang yang mengatakan suaranya sumbang. Ada.

Anda tidak bisa menyenangkan hati semua orang. Anda tidak bisa. Nabi saja tetap memiliki orang yang tidak setuju dengannya. Itu nabi, lalu who are you? Presiden saja memiliki orang yang tidak sependapat dengannya. Itu presiden loh. Kamu siapa? Apalagi hanya seorang pengusaha. Pasti ada orang yang tidak sependapat juga. Ini adalah rahasia yang tidak pernah mereka bongkar. Mereka menjelek-jelekkan partner mereka. Begini begitu. Menurut saya, ini adalah tipikal pengusaha kacangan.

Pengusaha besar tidak akan mengumbar problem internal company mereka ke publik. Tidak akan. Mereka simpan rapat-rapat, mereka simpan sendiri dan ya sudah. Keep going. Tidak sependapat itu biasa. Berbeda pendapat itu biasa. Yang terpenting, kita terus maju. Saling menghormati perbedaan. Itu rahasia yang kedua.

Rahasia yang ketiga adalah sukses yang anda lihat itu hanyalah kulit. Anda lihat, pabriknya gede. Anda lihat, kantornya mewah. Lalu anda lihat, stok barangnya banyak. Anda lihat, cabangnya dimana-mana. Anda lihat perputaran di banknya, rekeningnya keren. Terkadang itu kulit. Yang anda lihat itu kulit. Anda tidak tahu di balik rekening yang omzetnya mungkin puluhan milyar per bulan atau ratusan milyar per bulan itu mungkin bisa jadi kebocorannya lebih besar. Bayar bunga banknya itu lebih gede. Bisa jadi. Tetapi, yang anda lihat itu hanya kulit.

Di balik mereka hari ini bisa bebas waktu, bebas finansial, jalan-jalan ke luar negeri, ada harga yang harus mereka bayar. Tidak ada yang bisa mereka raih dengan mudah dan serta merta, tidak ada. Ada tetesan darah, ada tetesan keringat, dan ada tetesan air mata di balik orang yang terlihat sukses itu. Jadi, yang anda lihat dari mereka itu baru kulitnya. Anda tidak ikut di dalamnya. Anda tidak ikut di dalam prosesnya. Anda tidak ikut terlibat di dalam proses operasional usahanya.

Anda tidak tahu betapa rumitnya manajemen perusahaan itu. Anda hanya melihat, “Wow, keren! Bisnisnya gede!”. Di balik beton kantor yang mewah itu, sebenarnya setiap beton kantor itu dibangun dengan air mata. Anda tidak tahu ‘kan? Itulah rahasia yang tidak dibongkar oleh para pengusaha.

Dan yang keempat, yaitu semua pengusaha besar, di baliknya pasti ada tim yang kuat dan solid. Ini adalah rahasia yang  tidak mereka bongkar. Jadi di dalam pengusaha besar itu ada tim yang besar. Pasti ada tim yang solid. Di baliknya ada tim yang kuat, tim yang sangat kompak, tim yang solid dan meskipun sebenarnya tim yang kompak ini dibentuk dari ketidak kompakan. Tetapi mereka melewati proses, waktu, melewati susah bersama-sama, berjuang bersama-sama, sampai akhirnya mereka menemukan chemistry. Atau mereka menemukan suatu kekompakan. Suatu kecocokan satu sama lain. Mereka merelakan ketidaksepahamannya. Dan mereka menurunkan ego mereka. Tetapi mereka melebur, nge’blend, menjadi satu. Menjadi  tim yang kompak. Menjadi sebuah tim yang solid. Itu butuh waktu.

Dan saya yakin hal itu tidak terjadi dalam setahun, 2 tahun, 3 tahun. Tidak bisa. Hal itu hanya bisa dibayar dengan satu kata. WAKTU. Jadi, membentuk sebuah tim itu tidak terjadi dalam sekejap. Anda menghajar tim orang lain, contohnya. Dan anda membuat tim anda kompak. Tidak bisa. Super team itu terdiri dari beberapa komponen orang-orang yang mau merendahkan hatinya, mau menurunkan egonya, dan bersatu. Melebur menjadi sebuah tim. Mereka tidak menunggu. Karena sebuah tim itu tidak ada yang sempurna, tetapi saling melengkapi.

Dan di balik sebuah perusahaan yang besar, pengusaha yang besar, mereka mempunyai sebuah tim yang sangat solid. Dan tidak ada individu yang sempurna. Ada orang yang kuat di IT. Ada orang yang kuat di finance. Dan ada orang yang kuat di operational. Ada orang yang kuat di marketing. Mereka saling melengkapi. Dan mereka menjadi satu tim yang sangat solid dan sangat kuat. Akhirnya, mereka taat dan tunduk kepada CEO mereka atau pimpinan perusahaan mereka. Dan blend as a team. Dan mereka melebur menjadi sebuah tim. Jika anda mengatakan kopi susu itu enak, anda tidak bisa mengatakan itu karena kopinya. Tidak bisa. Karena ada susunya juga. Ada gulanya juga. Ada airnya juga. Anda tidak bisa mengatakan suatu komponen itu yang terbaik. “Kopi yang paling hebat! Susunya gak dominan”. Tidak bisa.

Jika susunya kurang pas, kopinya juga tidak bisa harum. Jika suhu airnya tidak pas, juga tidak bisa. Dan jika gulanya bukan gula terbaik, maka rasa manisnya pun menjadi terlalu manis. Manisnya itu mungkin tidak enak. Jadi semua itu punya suatu andil di dalam kopi susu yang enak. Seperti itu. Perusahaan juga sama. Ada sebuah tim yang solid. Dan hal itu tidak terjadi dalam sehari. Itu terjadi dalam hitungan waktu. Waktu itu mungkin bisa setahun/2 tahun. Mungkin bisa 5 tahun, mungkin bisa 10 tahun. Itu semua tergantung proses kepemimpinan anda.

Demikian tips saya kali ini tentang rahasia-rahasia yang tidak pernah dibongkar oleh para pengusaha, tetapi mereka sudah pernah mengalaminya. Semoga pada artikel kali ini, anda bisa mendengarkan inspirasi ini. Dan jika anda punya masalah di usaha anda sekarang atau hidup anda sekarang, percayalah. You are not alone. Anda tidak sendirian. Para pengusaha besar sudah melewati masa tersebut. Selamat mencoba, selamat melalui pengalaman ini.

Itulah pembahasan mengenai 4 RAHASIA Pengusaha yang Tidak Diketahui oleh Banyak Orang. Semoga bermanfaat ya

5 TIPS untuk Mendapatkan Apapun yang Anda Inginkan

Di kesempatan kali ini, kita akan berbicara tentang apakah anda ingin mendapatkan apapun yang anda inginkan? Di dalam hidup ini, anda pasti menginginkan sesuatu. Dan pertanyaannya, apakah anda pasti bisa mendapatkannya? Caranya bagaimana? Jadi di kesempatan kali ini, kita akan membahas : “5 Tips untuk Mendapatkan Apapun yang Anda Inginkan”. Jadi bagi anda yang ingin punya pekerjaan, anda bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Bagi anda yang ingin punya karir lebih baik, anda bisa mendapatkan karir yang lebih baik. Bagi anda yang ingin mengejar jodoh, mengejar pasangan idaman anda, anda bisa mendapatkannya.

Tips yang pertama adalah fokus pada komitmen, bukan pada motivasi. Apa maksud dari ‘fokus pada komitmen’? Jadi begini.. Jika anda termotivasi melihat teman anda bisa punya mobil lebih bagus, bisa punya motor lebih bagus, sebenarnya anda hanya ‘termotivasi’. Motivasi dengan komitmen itu berbeda. Beda jauh. kalau motivasi, semua orang juga termotivasi. Misalkan. “Saya termotivasi pak! Saya ingin sukses sebelum 30 tahun!”. Pasti. Jika hari ini usia anda belum 30. Sedangkan yang di atas 30 saja juga masih termotivasi, kok. Tetapi permasalahannya, sekarang motivasi itu tidak membuat anda mendapatkan apapun yang anda inginkan. Tetapi komitmenlah yang bisa membuat anda mendapatkan apapun yang anda inginkan.

Saya termotivasi mengejar wanita idaman saya!”, contohnya. Semua orang termotivasi. Lihat wanita cantik, lihat cowok ganteng, contohnya. Tetapi permasalahannya adalah anda itu hanya ‘termotivasi’. Anda tidak berkomitmen untuk mendapatkannya. Anda hari ini termotivasi ingin punya karir yang lebih baik. Enak ya kalau bisa menjadi chairman”. Anda cuma termotivasi. Tetapi anda tidak berkomitmen untuk mengejarnya. Itu berbeda. Jadi, hari ini saya mengajarkan anda agar bisa membedakan arti kata motivasi dan komitmen.

Karena begini.. Kalau bicara tentang motivasi, ketika anda hari ini sudah menemui kendala dan masalah ketika anda mengejar apapun yang anda inginkan, ketika ada problem/ada kendala, anda cenderung untuk mundur. Itu artinya anda hanya sampai level ‘termotivasi’. Tetapi bedanya komitmen dengan termotivasi adalah ketika anda terkena masalah/kendala/problem, tetapi anda tetap bertahan. Anda tidak menyerah. Contoh, anda ditolak oleh calon pasangan anda. Tetapi anda berkomitmen mengejarnya. “Saya ditolak tidak apa-apa. Tetapi saya berkomitmen untuk mengejar anda”. Itu beda banget.

Beda jika anda sekedar mengejarnya, dengan anda benar-benar mencintainya. Itu berbeda. Jika anda ingin mendapatkan mobil idaman anda, contohnya. “Saya termotivasi karena teman saya punya mobil”. Itu sangat berbeda dengan ketika anda berkomitmen melakukan apapun untuk meraih mobil yang anda inginkan. Dari segi warnanya, tipenya, kondisinya, tahunnya, dll. Hal itu betul-betul diperhatikan. Berapapun harganya tidak jadi masalah. Tetapi anda betul-betul berniat mengejarnya.

Anda tidak hanya sekedar termotivasi. Tetapi anda betul-betul berkomitmen untuk mengejarnya. Itu sangat berbeda jawabannya dengan jika anda hari ini hanya sekedar ‘ingin’ atau ‘termotivasi’ saja. Itu beda jauh. Hanya dua kata, tetapi perbedaannya sangat jauh. Jadi, motivasi itu belum tentu anda siap membayar harganya. Tetapi kalau komitmen, berapapun mahal harganya, berapapun sakit perjuangannya, tetapi anda siap bayar harga. Itu bedanya.

Tips yang kedua, menikmati proses. Jadi menikmati proses itu maksudnya begini. Anda tahu ibu hamil? Ibu hamil itu proses kehamilannya sekitar 9 bulan 10 hari. Semua ibu di muka bumi ini pasti pernah mengalami hal yang sama. Anda tahu tidak, bahwa ibu hamil itu sebenarnya menderita? Karena apa? . Karena ia membawa jabang bayi yang beratnya itu bisa jadi 15 sampai 25 kg Sekarang saya mau bertanya pada anda. Anda mau nggak di perut anda diletakkan beban sebesar 15 sampai 25 kg, dan anda bawa selama 9 bulan? Tidak enak ‘kan? Tidak gampang ‘kan?

Tetapi karena ibu hamil ini menikmati prosesnya, maka dia tidak merasakannya. Jadi, orang yang bisa mendapatkan apapun yang dia inginkan adalah orang-orang yang menikmati prosesnya. Prosesnya itu tidak bisa dikatakan ‘enak’. Karena di dalam proses itu ada perasaan ‘tidak enak’. Prosesnya itu tidak bisa dikatakan ‘nyaman’. Karena di dalam proses itu ada perasaan ‘tidak nyaman’. Jika proses ‘tidak nyaman’ ini bisa anda lalui dan anda bisa menikmatinya, maka besar kemungkinan anda bisa mendapatkan apapun yang anda inginkan.

Jadi analogi tentang ibu hamil tadi sangat tepat dikaitkan dengan bicara menikmati proses. Karena tidak ada contoh yang lebih baik daripada bagaimana pengorbanan cinta, menikmati prosesnya layaknya ibu hamil. Tidak ada yang lebih hebat di muka bumi ini. Cerita tentang ibu hamil itulah yang terbaik. Menurut saya, tidak ada yang bisa mengalahkan kasih sayang dan cinta seorang ibu pada anaknya. Tentang menikmati proses daripada pengorbanan yang lain. Saya tidak yakin bisa jika selama 9 bulan harus membawa beban 15 sampai 25 kg. It’s not easy. Sangat tidak mudah.

Tips yang ketiga, jangan fokus pada permasalahannya, tetapi fokuslah pada solusinya. Bicara soal fokus pada masalah, kalau misalkan anda sudah berpacaran, mungkin ketika anda tidak cocok, bisa putus. “Oke, saya ganti cari pasangan yang lain”. Tidak masalah, namanya juga masih masa-masa pacaran. Kalau misalkan karyawan yang masih dalam masa kontrak, tidak masalah. Paling kontraknya tidak diperpanjang. Tetapi berbeda jika anda sudah terikat dalam sebuah pernikahan. Ini berbeda banget.

Berbeda juga jika anda sudah terikat menjadi karyawan tetap. Anda punya tanggung jawab di dalam sebuah perusahaan. Itu adalah komitmen. Fokuslah pada solusi, bukan pada permasalahannya. Jika anda punya tanggung jawab lebih, anda pasti akan berani berkorban. Seringkali anda tidak bisa mendapatkan apapun yang anda inginkan, itu karena anda merasa tidak punya andil dalam masalah tersebut. Akhirnya, anda fokus pada masalahnya. Anda tidak fokus pada solusi. Ketika hari ini anda disuruh menyelesaikan sebuah tugas, anda bertanya : “Apa hubungan saya dengan tugas itu?”.

Kalau tugas ini mempunyai peranan vital dalam hidup anda, contohnya tugas ini menentukan kelulusan ujian negara saya, ini juga menentukan kenaikan nilai untuk ujian sidang TA, contohnya. Maka anda akan punya komitmen yang lebih dan tanggung jawab yang lebih. Jadi seberat apapun masalah anda, anda akan fokus untuk menyelesaikannya. Anda fokus pada solusinya. Cari jalan keluarnya. Bukan terus fokus pada masalahnya. Karena orang-orang yang sukses, mereka itu selalu fokus pada solusi. Dan mereka tidak mencari alasan untuk itu.

Dan yang keempat, jangan menuntut, tetapi memberi. Banyak orang sukses, yang justru karena mereka itu memberikan sedekah. Jika anda punya masalah finansial, perbanyaklah sedekah. Niscaya rezeki anda akan lebih baik. Seperti saya beri analogi disitu, yaitu tentang jangan mengejar ayam. Tetapi berikanlah makanan, biji-bijian, jagung dan sebagainya. Sehingga ayam itu akan datang. Jangan pernah mengejar lebah, tapi berikanlah bunga. Bunga itulah yang nantinya akan mendatangkan lebah.

Jadi, anda harus fokus untuk memberi. Tingkatkan value, maka rezeki yang akan mengejar anda. Jika anda tidak meningkatkan value, maka rezeki tidak akan mengejar anda. Anda selalu menuntut, mengapa bos saya tidak menaikkan gaji saya? Mengapa bos saya suka dengan orang lain? Bukan saya yang ditingkatkan? Percaya pada saya, bos manapun di muka bumi ini pasti ingin perusahaannya itu beres.

Dan perusahaannya itu beres jika ada karyawan terbaik yang bisa menyelesaikan masalah perusahaan. Dan dia pasti akan menaikkan gaji. Hanya bos yang bodoh saja yang tidak mau mengangkat karyawan terbaiknya ke posisi yang bisa menyelesaikan masalah perusahaan. Ingat, setiap bos itu pasti punya masalah di perusahaannya. Pertanyaannya : Kamu bisa memberikan solusi gak untuk perusahaan tersebut? Jika anda bisa memberikan solusi, niscaya anda tidak perlu menuntut, justru anda akan diberi.

Selama ini mungkin kapasitas anda hanya menuntut, menuntut dan menuntut. Bos anda lama-lama capek. Contoh, mungkin sekarang ada yang demo untuk menaikkan gaji UMR. Jujur ya bapak ibu, jika nanti semua era robotik, semua era mesin, sepertinya banyak pabrik yang sudah tidak butuh karyawan lagi. Bisa-bisa PHK massal 10 ribu karyawan. Jika PHK massal terjadi, semua dikerjakan robot, maka pengusaha lebih senang. Mengapa? Karena menghemat biaya. 10 ribu dikali 4 juta Rupiah itu berapa? Robot itu bisa menghemat puluhan miliar sampai ratusan miliar setiap bulan.

Itu adalah solusi bagi seorang pengusaha besar. Tetapi anda masih menuntut kenaikan gaji. Percayalah, jika anda seperti itu nantinya akan menyesal. Jadi, jangan pernah menuntut. Tetapi mulai dari sekarang harus memberi.

Poin yang kelima atau tips yang kelima adalah anda harus mempunyai visi. Karena begini.. Mengapa saya membuat artikel ini? Itu karena saya mempunyai visi yang belum tercapai. Yaitu 1% penduduk Indonesia harus menjadi entrepreneur. Mengapa saya membuat visi ini? Karena saya melihat bahwa bangsa ini adalah bangsa yang besar. Sebetulnya, bangsa ini bukanlah bangsa yang bodoh. Tetapi masalahnya, bangsa ini tidak ada yang mengedukasi tentang entrepreneur. Edukasi yang kuat hanyalah edukasi di luar masalah entrepreneur.

Di luar masalah entrepreneur, edukasinya kuat sekali. Kita lihat di televisi, media cetak elektronik, yang kuat itu hanyalah berita-berita hiburan, berita politik, berita agama, berita artis, selebritis dan sebagainya. Tetapi, kita jarang mendapatkan makanan-makanan yang bermutu. Tentang entrepreneurship itu jarang diulas. ntrepreneurship itu hanya dibahas dari segi, “Wah, enak ya jadi pengusaha kaya raya!”. Hanya itu yang dibahas.

Tetapi mengapa dia bisa menjadi pengusaha sukses? Itu tidak pernah dibahas. Artikel ini saya bangun dengan satu tujuan. Yaitu saya mempunyai visi yang besar. “1% penduduk Indonesia harus bisa menjadi entrepreneur”. Jika bangsa ini bisa menjadi entrepreneur yang luar biasa, 1% saja penduduk kita menjadi entrepreneur, maka dampaknya itu luar biasa sekali. Bangsa kita akan adil dan makmur. Sila kelima pacasnila : ‘keadlian sosial bagi seluruh rakyat Indonesia’ akan terjadi.

Jika hal ini bisa terjadi, niscaya bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang besar. Bangsa ini juga menjadi terpandang di mata bangsa yang lain. Bangsa ini akan menjadi bangsa yang luar biasa suatu hari nanti. Jadi sahabat, visi itulah yang akan membuat kita bisa meraih apapun yang kita inginkan. Jika anda mengerjakan segala sesuatu tanpa mempunyai visi, besar kemungkinan anda akan ‘capek’ di tengah perjalanan. Jika anda akan ‘lelah’ di tengah perjalanan, anda akan menjadi orang yang mudah putus asa dan mudah menyerah. Ketika anda mudah menyerah, anda tidak akan mendapatkan apapun yang anda inginkan.

Itulah pembahasan mengenai 5 TIPS untuk Mendapatkan Apapun yang Anda Inginkan. Semoga bermanfaat ya